dari kiri : Kabid PPA, Sekretaris Dinsos dan Narasumber sat sosialisasi-an

Kota Mojokerto- GEMA MEDIA : Salah satu prasarat pembangunan Pengarusutamaan Gender adalah terbentuknya Forum Partisipasi Publik untuk Meningkatkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA).

Untuk mewujudkan hal tersebut Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Dinas P3A ) Kota Mojokerto menggelar sosialisasi tentang forum partisipasi PUSPA dan sekaligus pembentukan forum, kamis 21/10/2021.

Karnadi Kabid Pemberdayaan dan Perlindungan Anak  pada Dinsos P3A menyampaikan tujuan terbentuknya PUSPA adalah mengajak masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi memdukung Pemerintah dalam program Three Ends, yaitu  mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan kesenjangan  ekonomi.

drg.Rochendah Soetarmiati, M.Kes sat membnerikan materi-an

Dengan terbentuknya lembaga PUSPA ini, sebagai wadah untuk bekerjasama antar lembaga masyarakat dan dunia usaha untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kota Mojokerto.

Sementara itu, Susilowati Sekretaris Dinsos P3A menyampaikan bahwa tahun ini, Kota Mojokerto meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dan juga Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

APE merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian PPA kepada  Pemerintah Daerah yang dinilai telah berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta memenuhi kebutuhan anak.

“Penghargaan  tersebut berkat dukungan dari semua pihak,dalam hal ini organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dam partisipasi masyarakat” ungkapnya.

Drg. Rochendah Soetarmiati, M.Kes  Fasilitator Pengarusutamaan Gender  dalam perencanaan penganggaran daerah selaku Narasumber berharap, dengan terbentuknya PUSPA di Kota Mojokerto permasalahan perempuan dan anak di Kelurahan dapat diintervensi dan teratasi.

foto bersama narasumber dan pengurus PUSPA-an

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden tentang peran non government yang ikut berpartisipasi dalam menangani permasalahn perempuan dan anak. Mulai dari pemenuhan haknya dan perlindunganya. Sedangkan untuk pengangaran dapat dilakukan dari berbagai sumber yang bersifat sinergitas.

Sementara Narasumber lainya Ida Tri Wulandari, SH,ME Kepala Bidang Pemberdayan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur menyampaikan materi tentang Kebijakan Forum PUSPA dalam mendukung dalam mendukung Pengarusutamaan Gender (PUG). Selain Forum Partisipasi PUSPA yang terbentuk, 7 prasarat yang diamksud adalah adanya komitmen,data terpilah dan SIM, pedoman teknis penyusunan PPRG, jejaring dan networking, kebijakan dan program, SDM, anggaran dan sarana.

Usai sosialisasi dan diskusi, dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan PUSPA yang terdiri dari berbagai unsur, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, PKK, Karang taruna dan unsur keagamaan. (an)

Print Friendly, PDF & Email