Kadinsos P3A Choirul Anwar saat memberikan sambutan didampingi Dwi Hariadi Kepala Baznas-reg.

Kota Mojokerto-GEMA MEDIA : Dalam rangka memperingati Maulud Nabi Besar Muhamad SAW  tahun 1443 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto menggelar khitanan bersama, Senin 18/10/2021

Khitanan ini diikuti oleh anak-anak dari keluarga tidak mampu utamanya dari keluarga Mustahik dan anak Yatim binaan Baznas. Kemudian pada malam harinya dilanjutkan dengan Baznas Bersolawat yang bertempat di Masjid Baitun Nur, Jl.Benteng Pancasila depan kantor Baznas.

Anak-anak yang akan dikhitan bersama pendamping-reg
Foto bersama pengurus Baznas dan anak-anak sebelum dikhitan-reg

Dwi Hariadi Kepala Baznas Kota Mojokerto menuturkan, untuk peringatan Maulud Nabi Muhamad SAW tahun ini difokuskan  dengan kegiatan Baznas Bersolawat, dan khitanan.

Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW. dan juga sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.

Untuk pelaksanaan khitanan bertempat di kantor Baznas yang bekerjasama dengan para dokter  bantuan dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).

“ Ada 5 dokter yang ditugaskan untuk melaksanakan khitan kepada anak-anak yatim dan dari keluarga yang tidak mampu” katanya.  Untuk memberikan semangat bagi anak-anak yang telah dikhitan, pihaknya telah memberikan bantuan uang saku sebanyak 250 ribu, dan pakaian muslim lengkap” terangnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsoP3A) Kota Mojokerto Choirul Anwar hadir pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Baznas Kota Mojokerto.  Khitanan bersama ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun untuk membantu anak Yatim dan kaum Duafa.

Kepada para pendamping anak Yatim dan kaum Duafa,  Anwar berpesan hendaknya tidak perlu kawatir terhadap permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak.

“Segala permasalahan sosial menjadi tanggungjawab bersama. Jangan takut disini ada Baznas, ada Dinsos dan ada Ibu Walikota, dibawah lagi ada Pak Lurah, RT/RW dan para relawan. Semua pasti ada jalan untuk  menyelesaikan permasalahan sosial” terang Anwar.

Demikian juga terhadap anak-anak yang sudah selesai dikhitan, “ Jangan lupa solat lima waktu  selalu berbakti kepada orangtua” tandasnya.

Agar kedepan selalu dimudahkan dalam menjalani kehidupan  dan menggapai cita-citanya. Anwar lantas mencontohkan, ibarat burung kalau terbang kemudian hinggap di sebuah  ranting sekecil apapun, dia tidak akan kan jatuh. “Itu gambaran bahwa, kita hidup tidak perlu terlalu takut, namun dijalani dengan ikhtiar dan berdo’a, Insyaallah ada jalan” pesannya..

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kabag Kesra Iwandoko dan Patuh Hendarti mewakili Kepala Kementerian Agama Kota Mojokerto.(an)

 

 

Print Friendly, PDF & Email