Dr. Ludi Wisnu Wardana, MM saat memandu jalannya workshop-an

Kota Mojokerto – GEMA MEDIA : Guru Sekolah Dasar (SD) negeri/swasta se-Kota Mojokerto mengikuti workshop penyegaran mata pelajaran Matematika dan Ipa (MIPA). Workshop kali ini terselenggara atas kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang.

Putra Wira Perkasa, SE Kasi. Kurikulum dan Kesiswaan SD dalam laporannya menyampaikan, tujuan workshop penyegaran MIPA adalah memperkaya dan  memperdalam pengetahuan serta memperoleh metode pembelajaran yang baru tentang Matematika dan IPA bagi guru kelas SD Negeri/Swasta.

Workshop bertempat di aula SDN Balongsri 6 Jl.Empunala No.115 Mojokerto diikuti sebanyak 118 orang guru kelas. Dengan memperhatikan protokol kesehatan, maka kegiatan terbagi menjadi 2 kelas yaitu kelas atas sebanyak  59 orang terdiri dari guru kelas 4,5 dan 6 dan kelas bawah sebanyak  59 orang  terdiri dari guru kelas 1,2 dan 3.

Sementara itu Febri Emayanti,SE,M.Si Kepala Bidang Sekolah Dasar mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto menyampaikan bahwa Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) sifat keilmuan yang sangat kental di dalam bahasan pengetahuan alam sampai dijuluki dengan sebutan Mother Of Science.

Guru SD Negeri / Swasta se-Kota Mojokerto saat mengikuti workshop penyegaran MIPA-an
dari kiri :Pengawas, Narasumber, Kabid SD, dan Kasi.Kurikulum dan Kesiswaan pada Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto-an

Sementara mata pelajaran Matematika di SD masih tergolong yang tidak mudah dipahami oleh siswa. Hal ini dapat terlihat pada nilai matematika masih rendah jika dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya.

Mengingat begitu pentingnya pelajaran MIPA untuk siswa jenjang SD, Dinas Dikbud Kota Mojokerto menyambut baik kerjasama dengan LP2M Univeritas Negeri malang  salah satunya dalam bentuk workshop penyegaran MIPA bagi guru SD se-Kota Mojokerto.

Azizah, S.Pd, M.Si saat ditemui awak media-an

“Dengan workshop kali ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi guru dan siswa dalam mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep sains yang akan bermanfaat bagi siswa, dan khususnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari’ ungkap Febri sapaan akrabnya.

Azizah, S.Pd, M.Si  salah satu pemateri dari Universisas Negeri Malang saat dikonfirmasi menjelaskan, sistem pembelajaran dengan kombinasi yakni daring dan luring.  Workshok kali ini melatih para guru kelas  agar lebih segar  dalam materi IPA dan Matematikanya, sebab masih ada ilmu pengetahuan baru yang perlu disesuaikan.

Sementara itu Dr. Ludi Wisnu Wardana, MM menambahkan bahwa, materi pembelajaram yang disampaikan  meliputi Miskonsepsi dalam pembelajaran matematika, Perkembangan Ilmu dan Pembelajaran Matematika, Penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari, Penerapan Materi IPA dalam kehidupan sehari-hari, Perkembangkan Ilmu dan Pembelajaran IPA, Mis Konsepsi Dalam Pembelajaran IPA, sedangkan untuk pendalaman ditambahkan praktik dan penugasan beberapa kali.

Adapun Narasumber  Syaiful Hamzah Nasution, S.Pd, M.Pd, Prof. Dr. Abdur Rahman As’ari, M.Pd, Dr. Sulisetijono, M.Si,  Dr. Ludi Wisnu Wardana, MM, Sofwatun Nida, S.Si, M.Pd, Ph.D dan juga Azizah, S.Pd, M.Si.   Turut hadir pada pembukaan workshop kali  ini pengawas SD. (an)

Print Friendly, PDF & Email