Walikota Mojokerto saat menghadiri dan membuka sosialisasi stu data Kota Mojokerto-rafi

Mojokerto-GEMA MEDIA : Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan agar semua OPD di Kota Mojokerto memiliki data yang valid. Komitmen untuk menyajikan data yang valid sangat penting untuk evaluasi dan pengawasan. Hal itu disampaikan Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto saat membuka dan menyampaikan materi sosialisasi satu data Kota Mojokerto di Gedung Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto Jln. Gajahmada 145 Kota Mojokerto, selasa 12/10/2021.

Ning Ita yang hadir bersama Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo, dan Asisten Administrasi Umum Subambihanto menekankan kepada seluruh OPD  agar operator di masing-masing OPD dikawal agar dapat memastikan subtansi data yang diupload dapat terpenuhi.

“Kelemahan kita  masih belum memiliki data yang valid, belum  ada data yang sinergi antar OPD” kata Ning Ita.  Oleh karena itu manfaatkan aplikasi Satu data milik Pemerintah Kota Mojokerto “SATIKOMO” memiliki data sesuai standar dan memiliki metadata.

dari kiri : Plt.Kadis Kominfo, Sekdakot, Walikota Mojokerto, Asisten, dan Narsumber-rafi

Hal ini sesui dengan Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia, maka Pemerintah Kota Mojokerto juga telah menerbitkan Perwali No.41 tahun 2020 tentang satu data Kota Mojokerto. Dalam hal ini  pelaksanaannya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan sebagai Koordinator, Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai Walidata, dan BPS Kota Mojokerto sebagai pembina, serta kepala OPD sebagai walidata pendukung sekaligus sebagai forum data Kota Mojokerto.

“Untuk itu, saya berharap komitmen bersama kepala OPD untuk berperan aktif dalam penyediaan data secara berkala untuk mendukung perencanaan pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengapresiasi atas penghargaan satu data dari BPS Provinsi Jawa Timur pada tanggal 21 September lalu. Ini merupakan angin segar dari Diskominfo selaku wali data.

“Penghargaan ini harus kita jadikan sebagai motivasi dan komitmen bagi seluruh OPD dalam pengolahan data di lingkungan masing-masing” kata Ning Ita.

Sementara itu Moch. Imrom Plt.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto menyampaikan bahwa, Pengaturan Satu Data Kota mojokerto dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan tata kelola data yang dihasilkan oleh Instansi Pusat dan Instansi Daerah dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan.

Ning Ita saat menyampaikan sambutan pengarahan-rafi

Dengan satu data ini bertujuan untuk memberikan Acuan Pelaksanaan dan Pedoman bagi perangkat daerah dalam rangka penyelenggaraan tata Kelola data untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Selain itu untuk mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar perangkat Daerah dan instansi pusat sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Dengan satu data juga dapat mendorong keterbukaan dan tranparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data.Serta mendukung Sistem Statistik Nasional sesuai Peraturan Perundang-undangan.

Sosialisasi dan Bimtek berlangsung 2 hari tanggal 12-13 Oktober 2021, untuk hari kedua berupa bimbingan teknis pengolahan data sektoral bagi operator  dan produsen data OPD se-Kota Mojokerto.(an)

 

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email