Narasumber sedang menyampaikan materi bagi pegiat anti narkoba-jen

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Pencegahan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kota Mojokerto, yang diikuti 20 peserta Pegiat Anti Narkoba (PAN) dari Dinas dan Instansi yang ada di Kota Mojokerto.

Acara Bimtek ini dilakukan selama 2 hari mulai tanggal 24-25 Januari 2021, di Lynn Hotel yang terletak di Jalan Empunala Kota Mojokerto. Kamis, (25/2/2021).

para peserta bimtek-jen

Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Suharsi, Bimtek ini dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

“Maka dari itu, pencegahan peredaran penyalahgunaan narkoba tidak dapat berjalan sendiri, harus ada sinergitas dari berbagai elemen baik itu Pemerintah Kota maupun Dinas terkait dan juga komunitas masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa, berdampak multidimensi. Sebagai gambaran, dalam kondisi pandemi Covid-19 masih terjadi peredaran gelap narkoba yang terungkap aparat dengan barang bukti yang besar.

“Dari Hal itu perlu adanya penanganan yang luar biasa pula, sebab kerugian yang ditimbulkan oleh narkoba tidak hanya sisi kesehatan saja namun perekenomian pun ikut merugi, juga dari sisi yang lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Perempuan berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi mengatakan, bahwa penanganan masalah narkoba tidak hanya bisa oleh BNN, Kepolisian, TNI saja namun perlu adanya kerjasama seluruh komponen masyarakat, instansi pemerintah, swasta terutama dalam hal pencegahan.

Warisandi Putri Naturrini, S.KM-Subkoordinator Seksi Rehabilitasi BNN Kota Mojokerto -jen

“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman bersama dan merapatkan barisan untuk menyatukan kekuatan dalam menangani masalah narkoba, melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Salah satu Narasumber Jabatan Subkoordinator Seksi Rehabilitasi BNN Kota Mojokerto Warisandi Putri Naturrini, S.KM juga menambahkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa klinik swasta dan BNN Kota Mojokerto juga ada klinik Pratama dan semua klinik yang bekerja sama melayani Klinik Rawat Jalan.

“Dalam menyikapi proses rehabilitasi bagi pengguna penyalahgunaan narkoba. Badan Narkotika Nasional Kota Mojokerto (BNNK), terus mengajak para pengguna Narkoba untuk selalu memeriksakan diri dan tidak takut untuk datang ke kantor BNN,”

“Kantor BNN Kota Mojokerto sudah dilengkapi dengan klinik pratama, klinik tersebut terdapat dokter, perawat, juga psikiater yang menangani pasien yang menjalani rehabilitasi,” jelas mantan anggota BNN Gorontalo.

 

Lebih lanjut wanita kelahiran Kediri ini menyampaikan, Klinik Pratama BNN Kota Mojokerto bertujuan untuk melaksanakan kegiatan secara langsung menangani penyalahgunaan narkotika yang menjadi korban dan pecandu, baik yang datang sukarela atau tangkapan.

“Jangan takut  untuk berubah menjadi lebih baik, termasuk untuk lepas dari ketergantungan narkoba. Mari dapatkan pelayanan Rehabilitasi di BNN Kota Mojokerto demi kepulihan akan ketergantungan Narkotika dan perlu diketahui bahwa layanan rehabilitasi di Klinik Pratama BNN Mojokerto tidak dipungut biaya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan bimtek yang di gelar dua hari  juga menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mojokerto Moch Imron, Mantan Penyiar Radio Bawinda Lestari, Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Muhammad Fajarudin Kasubsie Pidum. (Jen/an)

 

Print Friendly, PDF & Email