AKP Anang Leo Afera Kasat Binmas Polresta dalam paparannya-jen

MOJOKERTO-GEMA MEDIA :  Pembekalan Pelatihan Tracing Covid-19 dilakukan Polresta Mojokerto. Pelatihan Tracing diikuti oleh 86 Bhabinkamtibmas yang tersebar di wilayah hukum Polresta Mojokerto, yang digelar di Pendopo Nusantara Pemerintah Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada No. 145, Kota Mojokerto.

Kasat Binmas AKP Anang Leo Afera dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk mengetahui penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Kita berikan kemampuan para anggota Bhabinkamtibmas pembekalan Tracing dengan harapan dapat segera dilakukan penanggulangan dini dalam melakukan tracing warga di lingkungan,” jelasnya.

Wahyu Harianti Kasie Penyakit tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, Bidang Penanggulang Pengendalian dan Penyehatan Lingkungan(P2PL), Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (DinkesP2KB) sebagai narasumber-jen

Kasat Binmas berharap dengan mengajak Bhabinkamtibmas mengikuti pelatihan tracing agar bisa menularkan ilmu tracing kepada warga yang tergabung di kampung. Sebab, masih banyak di masyarakat masih kurang mengerti akan bahaya Covid-19.

“Diharapkan ketika warga ini memiliki kemampuan tracing, maka dia lebih tahu misalnya ada warga yang ini kemana setiap harinya dan dengan siapa dia berhubungan. Itu akan lebih mengena dan lebih tahu,” kata dia.

Lebih lanjut, Narasumber dalam pelatihan Tracer Covid-19, Wahyu Harianti Kasie Penyakit tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, Bidang Penanggulang Pengendalian dan Penyehatan Lingkungan(P2PL), Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (DinkesP2KB) mengatakan, bahwa trecer ini sangat penting untuk memuntus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Selain Program 5M yang harus ditaati, ada juga tindakan tracing yang mana pasien yang Positif Covid-19 ini kontak dengan siapa saja, ini yang penting,” jelasnya.

 

Selanjutnya, ada beberapa tahapan yang menjadi utama dalam memutus mata rantai tramsmisi Covid-19, diantarana Identifikasi kontak, Pencatatan detail kontak, dan tindak lantuk kontak yang terpapar Covid-19.

“Kita akan berkomunikasi dengan pasien yang positif covid-19 dengan menggunakan alat komunikasi berupa HP atau kunjungan langsung dengan tetap menerapkan prokes, diharapkan Bhabinkamtibmas ini bisa membantu tenaga kesehatan untuk dalam memberikan informasi dan tau langkah apa saja yang dilakukan dan di beri tahukan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Jen/an)

Print Friendly, PDF & Email