kondisi sebelum dan sesudah salah satu sport tugu alun-alun-jen

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Respon cepat Dinas Lingkungan Hidup terkait kebersihan sarana umum di tindak lanjuti langsung oleh plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Amin Wachid usai menerima laporan terkait tumpukan sampah di kolam tugu alun-alun Kota Mojokerto. Rabu, (17/2/2021).

Kolam di tugu salah satu elemen di Alun-Alun Kota Mojokerto yang banyak dikunjungi warga dan wisatawan. Sayangnya, masih ada tangan-tangan usil yang “menghiasi” kolam air mancur dengan sampah.  Bahkan saat pembersihan berkala, petugas tak jarang menemukan plastik bekas bungkus makanan atau botol minuman yang mengambang atau tenggelam di dasar kolam.

kondisi kolam sebelum dibersihkan-jen

“Kita langsung bersihkan kolam yang penuh dengan tumpukan sampah, saya minta maaf atas ketidak nyamanannya ini akan menjadi evaluasi kita,” ucap Amin sapaan akrabnya saat di konfirmasi via whatsapp.

 

Lebih lanjut, kita juga berharap kepada masyarakat untuk ikut menjaga dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan, terlebih di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan membuang sampah pada tempat yang sudah di sediakan.

“Kita sudah mensiagakan petugas kebersihan, tetapi bukan berarti tempat ini bersih terus karena tempat ini merupakan tempat rekreasi bagi masyarakat, jadi mari kita jaga bersama kebersihannya,” tuturnya.

kondisi kolam sesudah dibersihkan-jen

Tidak hanya itu pihaknya sangat mengharap kesadaran dari masyarakat dan pedagang di lingkungan alun-alun dalam ikut menjaga kebersihan baik di lingkungan ataupun di tempat umum seperti taman.

“Untuk air mancur itu kami harap masyarakat juga menjaga kebersihannya, karena pada saat pengurasan pasti kelihatannya ada botol minuman, ada koin, ada plastik bungkus makanan ringan dan sebagainya. Nah, khawatirnya sampai itu menggangu jaringan yang ada di air mancur itu,” tukasnya.

Sebelumnya, DLH Kota Mojokerto terus berupaya memberikan pelayanan kebersihan baik di lingkungan, jalan raya hingga fasilitas umum.

Selain itu, Amin mengaku pihaknya juga terus melakukan monitoring terhadap lampu taman agar keindahannya tetap bisa dinikmati masyarakat meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Untuk monitoring lampu untuk lebih ke malam hari ya, karena kan kelihatan. Jadi kami ada petugas yang keliling untuk monitoring itu, jika ada trouble akan langsung dibenahi apalagi sekarang ada bangunan baru mari kita jaga bersama kita rawat bersama agar semuanya nyaman saat berada di alun-alun,” pungkasnya. (Jen/an)

Print Friendly, PDF & Email