Gubernur Jatim dan rombongan disambut walikota Mojokerto saat tiba di RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo-jen

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto guna meninjau secara langsung pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 tahap pertama di Kota Mojokerto yang sudah dimulai sejak Kamis (28/1) lalu. Khofifah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Herlin Ferliana dan Direktur utama RSUD Dr. Soetomo Surabaya Joni Wahyuhadi tiba di lokasi langsung disambut oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Dandim 0815 Kota Mojokerto Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto serta Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi. Senin (1/2)

Menurut Khofifah apa yang dilakukan Kota Mojokerto dengan hampir menyelesaikan proses vaksinasi Covid – 19 tahap pertama dalam kurun waktu satu minggu merupakan hal yang luar biasa.

“Menyelesaikan vaksinasi tahap pertama dengan berbagai kompleksitas yang harus diselesaikan dalam waktu enam hari, saya rasa Bu Wali dan Tim ini benar – benar gerak cepat, luar biasa dan kalau dihitung, ini merupakan vaksinasi tahap pertama tercepat mungkin bukan hanya di Jawa Timur, jangan jangan se-indonesia.” Tutur Khofifah.

Ia berharap dengan semakin cepatnya proses vaksinasi dilaksanakan, diharapkan akan semakin cepat pula ‘Herd Immunity’ terbentuk, sehingga bisa memberikan kekuatan dan kebangkitan dari sektor ekonomi, pendidikan, serta sektor lainnya  yang ada di Kota Mojokerto.

Menutup sambutannya, Khofifah memberikan apresisasi terkait Inovasi ‘Klinik Vaksinasi’ yang di bentuk oleh RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

“luar biasa ini, jika ruang vaksinasi itu sudah biasa, tapi kalau klinik vaksinasi, sepertinya hanya di kota Mojokerto. Artinya terimakasih kepada seluruh tim yang melihat bahwa vaksinasi ini begitu penting, maka diberikan lebel ‘klinik vaksinasi’, hal ini tentu akan mendorong semangat bagi tim vaksinatornya, seluruh tim dokter, dan tenaga medis yang terlibat lainnya. Semua berseiring dengan proses dan menjadi inspirasi bagi seluruh percepatan pelayanan vaksinasi covid 19 di Jawa Timur.” Pungkasnya.

Pengguntingan untaian bunga oleh gubernur Jatim dan walikota Mojokerto-jen

Sementara itu Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto menyebutkan, sebanyak 213 Vaksinator di Kota Mojokerto siap melayani pemberian vaksin, yang tersebar pada 23 Fasilitas Layanan Kesehatan.

“Dapat saya laporkan, ada 213 Vaksinator se – Kota Mojokerto dengan jumlah Nakes penerima vaksin sebanyak 2.337 yang didalamnya  juga ada Tokoh Agama, Influencer, serta rekan Media  yang ikut menerima vaksin pada tahap pertama ini. Dan semua berjalan secara serentak pada 23 Fasilitas layanan kesehatan.” Tutur Ning Ita.

Dalam kesempatan tersebut Ning Ita juga menjelaskan, guna meminimalisir adanya Dis- Informasi dan berita Hoax yang tersebar di masyarakat, Ia beserta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto lainnya telah melakukan ‘cangkruk’an dialog’ yang membahas terkait Vaksinasi yang dilaksanakan di Kota Mojokerto.

Gubernur Jatim saat memberikan sambutan -jen

“Saya dan juga Forkopimda sudah melakukan cangruk’an dialog di tiga kecamatan, dimana dialog itu terutama terkait Ppkm dan vaksinasi, karena saya mendengar beberapa keluhan dan juga informasi  yang disampaikan oleh masyarakat kami dari berbagai level itu mereka masih mepercayai  beberapa berita hoax yang berada di Sosial media, karena saat ini sudah hampir semua masyarakat itu menggunakan media sosial. Oleh karena itu kami lakukan dialog interaktif per kecamatan.” Pungkasnya.

Selain meninjau RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Khofifah juga meninjau pelaksanaan vaksinasi yang ada di puskesmas Blooto, dan dilanjutkan meninjau tanggul ambrol di wilayah Miji gang tlusur Kota Mojokerto. (dit/an)

Print Friendly, PDF & Email