Walikota Mojokerto didampingi KadisPUPRPRKP, Kabapedalitbang,-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Prioritas pembangunan dalam setiap tahun memang berbeda-beda, namun ada prioritas yang dari tahun ketahun masih menjadi prioritas. Salah satu diantaranya adalah Pengendalian banjir masih menjadi program prioritas pembangunan Kota Mojokerto tahun 2022. Hal ini mengingat Kota Mojokerto secara topografi berbentuk cekung ibarat sebuah mangkuk . Sehingga ketika ada hujan turun pasti ada air yang menggenang. Hal itu disampaikan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) yang pertama di Kelurahan Prajurikulon Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto pada, selasa 19/1/2021.

“Genangan tersebut tidak bisa dikatakan banjir, karena sifatnya sementara, disebut banjir menurut kriteria Peraturan Kementerian PU kalau genangan air tersebut lebih dari 2 jam. Upaya terus dilakukan dengan intervensi anggaran yang tidak meningkat” katanya. Ning Ita berharap tahun 2023 Kota Mojokerto dapat membangun 4 (empat) waduk, sebagai solusi mengatasi genangan. Namun masih perlu lahan dan anggaran, lanjutnya.

Bambang Sutrisno memberikan hasil karyanya kepada Waliota Mojokerto-an

Selain  itu peningkatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM dan pembangunan pasar juga menjadi prioritas. Tahun 2020 sudah ada pasar Gunung Gedangan,tahun 2021 akan dibangun sentral kuliner di Jl. Mojopahit dan sentral pasar loak untuk menampung para pedagang yang berceceran di pinggir jalan. Semua itu untuk menata area perdagangan di Kota Mojokerto.

Tahun 2021 ini lanjut Ning Ita, akan memberikan program  bantuan kepada UMKM. “Pada tahun 2019-2020 kita berikan pelatihan dan pendampingan serta inkubasi wirausaha.  Tahun 2021 akan ada 8 ribu pendampingan UMKM agar bisa mandiri dan mampu bersaing, terang Ning Ita.    Terkhusus pendukung sector pariwisata diharapkan semua dari warga Kota Mojokerto. “Bagi warga Prajuritkulon, yang memiliki potensi seni dan budaya, jangan kawatir nantinya dapat masuk pada sector pariwisata Kota Mojokerto” pesan Ning Ita.

para peserta Musrenbangkel Kelurahan Prajuritkulon-an

Pada kesempatan ini Ning Ita juga mengingatkan, agar warga Kota Mojokerto tetap menerapkan protocol kesehatan. Menginngat kasus pasien terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah . Sebanyak 6 (enam) Rumah Sakit di Kota Mojokerto menambah tempat tidur isolasi untuk menampung pasien covid-19. Oleh karena itu pertemuan ini sangatlah terbatas, karena Kota Mojokerto sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sementara itu Agung Moeljono.S kepala Bapedalitbang Kota Mojokerto menyampaikan, system Musrenbang tahun 2022 yang dilaksanakan tahun ini, ada perubahan yaitu dengan menggunakan Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPD) yang harus mengacu pada kamus usulan. Semua usulan diinput terdiri dari 3 hal yaitu bidang fisik, ekonomi dan sosial budaya. Untuk bidang fisik terdiri dari bidang pendidikan, pekerjaan umum, perhubungan, lingkungan hidup dan kepemudaan olahraga. Bidang ekonomi meliputi pertanian,koperasi, dan UKM serta ketenagakerjaan. Bidang sosbud terdiri dari kesehatan dan sosial. Dari usulan yang masuk akan difasilitasi melalui dana Kelurahan. Dengan prioritas Penyedia jamban keluarga, pembangunan tempat ibadah, rehabilitasi tempat ibadah, pembangunan pos kamling, pemanfaatan sarana dan prasarana Bank sampah,sarana prasarana kesehatan, posyandu dan pelatihan kader Motivator Kesehatan.

Pada akhir acara Ning Ita menerima hadiah hasil karya dari Bambang Sutrisno warga setempat berupa foto relief Ning Ita. Musrenbangkel yang pertama digelar ini dihadiri pula mendampingi Walikota yakni, Kadis PUPRPRKP, Kabapedalitbang, Camat Prajuritkulon dan Lurah setempat serta pimpinan OPD terkait. Musrenbangkel ini diikuti oleh pengurus LPM dan perwakilan masyarakat.(an)

 

Print Friendly, PDF & Email