Walikota Mojokerto bersama pengurus PMI Jawa Timur menyerahkan penghargaan kepada pendonor darah di Kota Mojokerto-dit

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Sebanyak 13 orang Pendonor Darah Sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali, mendapatkan penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur. Penganugerahan Piagam Penghargaan dan Lancana secara khusus diserahkan dan disematkan oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, di Pendopo Rumah Rakyat. Rabu ,(23/12).

Di Jawa Timur saat ini tercatat 1.267 pendonor darah yang sudah berdonor darah mencapai 50 kali dan 320 orang pendonor darah sukarela yang sudah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali dari Provinsi Jawa Timur ini akan mendapatkan penghargaan dari Presiden di Istana Negara Jakarta pada bulan Januari 2020 lalu.

Walikota dan pengurus PMI Jawa Timur dan Kota Mojokerto dalam agenda penganugerahan bagi pendonor-jen

Setelah memberikan penghargaan kepada para pendonor, Walikota Mojokerto dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pendonor darah di Kota Mojokerto. Menurutnya para pendonor darah ini memiliki sikap kerelawanan dan keikhlasan yang tinggi karena para pendonor darah tidak pernah mempersyaratkan penerimaan donor darahnya kepada orang tertentu tetapi kepada siapa saja yang membutuhkan bantuan donor darah.

“Terlebih sekarang dimasa pandemi ini para pendonor yang tidak putus dan terus mendonorkan darahnya kepada saudara kita yang membutuhkan, ” terang Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto. Kita warga masyarakat yang sadar bertahun-tahun menjadi relawan, pahlawan kemanusiaan untuk terus mensosialisasikan dan menjadi motivator bagi warga, tetangga kita untuk saling membantu dan menolong saudara kita yang membutuhkan darah dengan cara mendonorkan darah.

Para pendonor dan Tamu undangan di Rumah Rakyat-jen

“Kita harus memberikan dorongan untuk berdonor darah, oleh karena itu, pergerakan dari PMI menjadi bagian yang sangat penting untuk bisa membangun tidak hanya sekedar donor darah tetapi ini juga merupakan relawan kemanusiaan yang bisa mendesiminasikan nilai-nilai kesetaraan, nilai-nilai keharmonisan dan nilai-nilai persaudaraan” imbuhnya.

Tidak hanya donor darah yang saat ini juga di butuhkan para pendonor darah plasma konvalesen, darah ini bisa diambil dari pendonor darah yang pernah terpapar covid-19 dan dinyatakan sembuh. Ini yang saat ini sangat di butuhkan bagi pasien yang sedang menjalai perawatan akibat terpapar covid-19.

“Bantuan pendonor darah dari para penyintas covid inilah yang saat ini banyak dibutuhkan, saya berharap kerelawanan dan kegotong royongan dalam memerangi covid-19 ini yang perlu kita garakkan selain kita menunggu bantuan vaksin yang sudah disiapkan oleh pemerintah dalam waktu dekat,” pungkasnya (jen/an).

Print Friendly, PDF & Email