Fasilitator Bank Sampah Induk sedang menyambut kunjungan kader pemandu wisata Disporabudpar di TPA Randegan-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Sebanyak 40 orang kader pemandu wisata Kota Mojokerto melakukan kunjungan ke destinasi wisata Kota Mojokerto.  Setelah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) beberapa waktu lalu, kini mereka melihat langsung ke beberapa titik destinasi wisata yang ada di Kota Mojokerto. Kunjungan pada sabtu  21/11/2020  ke TPA Randegan, Kali Tlusur, Rumah Rakyar, Aloon-aloon dan Pemandian sekarsari.

Ridho Saiful dan Lulus Hari Prastowo saat mendampingi di TPA Randegan-an

Ridho Saiful dari Inovasi Sosial Indonesia (ISI) selaku pembimbing pemandu wisata ini menyampaikan bahwa, saat ini Kota Mojokerto sedang membangun ekosistem pariwisata. Untuk ini perlu ada fasilitas,infrastruktur,aksesibilitas,atraksi, dan kehadiran pelaku. Dalam hal pelaku ini  meliputi pengelola, pelaku travel, pelaku pemandu dan kuliner. “kami semua berharap bisa menjadi suatu kelompok yang berjejaring secara efektif. Kedepannya menjadi himpunan pramu wisata daerah” kata Ipul panggilan akrabnya. Gaet/pemandu wisata menurut Ipul,  harusnya mempunyai lisensi dan sertifikat. Asosiasi belum hadir di Kota Mojokerto., terangnya.

Setelah melihat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randegan dan Bank Sampah Induk (BSI) yang berlokasi di Jl. Raya Sekarputih Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Ipul menyampaikan beberapa hal antara lain, TPA “Randegan” perlu pengembangan branding terinformasikan secara luas ke masyarakat. Misalnya dengan bentuk paket program secara sederhana. Adanya kunjugan wisata dari keluarga atau komunitas tertentu, perlu diatur tata kelola waktunya.  Perlu memilih segmen untuk anak, keluarga dan orang dewasa bahkan mungkin dari unsur corporate.

Bambang petugas TPA Randegan saat menjelaskan proses pembuatan pupuk kompos-an

Lulus Hari Prastowo Kepala Bidang Budaya dan Pariwisata Dinas Pemuda Olagraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Mojokerto saaf dikonfirmasi, menyampaikan tujuan para pemandu wisata terjun ke lokasi ini dapat memahami potensi-potensi wisata alam yang ada di Kota Mojokerto. Terutama destinasi yang suah dibangun oleh Pemkot Mojokerto. Ide-ide kreatif dari Ibu Walikota Mojokerto.sport-sport yang sedang in dan sudah dibangun ini bisa dikembangkan dan diaktualisasikan melalui media sosial dan media lain yang bisa mendukung dari apa yang sudah diinisiasi oleh pemerintah Kota Mojokerto menjadikan ikon kota yang bisa memiliki nilai jual. Di TPA Randegan, rombongan melihat proses pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair serta layanan Bank Sampah Induk. Setelah melihat lokasi wisata  buatan yang ada selanjutnya para pemandu ini akan menyusun program dan tahapan-tahapan untuk mewujudkan ekosistem pariwisata di Kota Mojokerto (an)

Print Friendly, PDF & Email