Walikota Mojokerto didampingi Kadispendik saat jumpa pers di rumah rakyat-jen

 MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Dinas Pendidikan Kota Mojokerto akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah tingkat SD dan SMP selama pandemi Covid-19. Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di kelas juga dalam rangka menyiapkan pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS). Pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2020-2021 sekolah sudah melaksanakan uji coba atau simulasi pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Hal tersebut di katakan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, saat jumpa pers di Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk No.50. Selasa, (17/11/2020) siang. Dinas Pendidikan Kota Mojokerto akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah tingkat SD dan SMP selama pandemi Covid-19.

Ini menyusul surat permohonan izin uji coba pembelajaran tatap muka dari Dindik tersebut telah disetujui oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Simulasi untuk persiapan penilaian akhir semester 2020 ini untuk murid SD dan SMP masuk sekitar tiga minggu pada Senin 30 November hingga 22 Desember 2020,” ungkapnya.

Lebih lanjut, masing-masing pihak sekolah SD maupun SMP yang bersangkutan sejak jauh hari telah menyiapkan Protokol kesehatan untuk menunjang pembelajaran tatap muka di kelas. Tentunya, penerapan Prokes dalam pembelajaran tatap muka hukumnya wajib.

“Jadi kapasitas ruangan diisi sepertiga, Hand Sanitizer, alat pengukur suhu badan, jaga jarak, kantin tidak boleh buka, tidak boleh ada waktu istirahat, Drooping penjemputan siswa di sekolah dan lainnya harus disiapkan sesuai Prokes yang ada di Perwali Nomor 55 tahun 2020,” terangnya. Ning Ita menegaskan jika penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah  didukung penuh oleh para wali murid lantaran ingin anak-anaknya dapat kembali bersekolah. (jen/an)

Print Friendly, PDF & Email