Dra. Cristiana Indah Wahyu,Apt,M.Si Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 saat libur panjang, Pemerintah Kota Mojokerto memberikan layanan gartis Rapid test.  Fasilitas ini diberikan kepada masyarakat  dari Luar Kota Mojokerto yang hendak memasuki Kota Mojokerto dan yang hendak menginap. Demikian pernyataan Dra.Cristiana Indah Wahyu, Apt,M.Si Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto saat dikonfirmasi melalui what’sapp (selasa, 27/10/2010) atas beredarnya berita media sosial terkait rapid masal dalam rangka libur panjang dan Maulid Nabi.

“Rapid test ini untuk warga luar kota Mojokerto yang mau masuk kota Mojokerto, untuk mencegah penularan Covid19 karena libur panjang.  Oleh karena itu  saya berharap kepada ketua RT/RW jika ada warga yang menginap perlu ditanyakan laporan hasil rapid test jika tidak membawa hasil rapid test harus dilaporkan ke Puskesmas dan diperiksa rapid. Hal  ini untuk kepentingan masyarakat agar dapat menikmati libur panjang dan Maulid Nabi Muhamad SAW dalam kondisi sehat dan bebas dari Covid-19”.terangnya.

Pelayanan Rapid test berlangsung mulai hari Rabu tanggal 28 Oktober sd. hari Mingu tanggal 1 Nopember 2020. Menurut rencana bertempat di 9 (Sembilan) titik yaitu  Stasiun KA, Terminal Kertajaya, Asrama Polisi Jl Pahlawan, Pom bensin Sooko, Pom bensin Empunala, GOR Seni Mojopahit, Lapangan Surodinawan, Alon – alon Kota, serta Pertokoan Jl Mayjen Sungkono Kota Mojokerto.

Informasi ini, sekaligus sebagai klarifikasi pesan yang beredar di media sosial yang dianggap disinformasi. Yang betul adalah berlangsung mulai tanggal 28 Oktober sd.1 Nopember 2020 dan hanya untuk warga luar Kota Mojokerto yang hendak masuk ke Kota Mojokerto wajib menjalani rapid test, kecuali membawa hasil rapid test non reaktif  atau swab negative yang masih berlaku. Dalam kegiatan ini sedikitnya tersedia 3 (tiga) ribu rapid test gratis.(an)

 

Print Friendly, PDF & Email