depan stasiun Mojolerto saat malam hari-dit

MOJOKERTO-GEMA MEDIA:  Secara resmi jalur ganda kereta api antara Jombang sampai dengan Mojokerto sepanjang kurang lebih 24 KM sudah beroperasi. Pengoperasian jalur ganda tersebut merupakan bagian dari jalur ganda lintas selatan Jawa. Yakni dari Surabaya, Solo sampai dengan Jakarta dengan total sekitar 205 KM.

Pembangunan Jalur Ganda (double trask) Jalan Kereta Api Lintas Selatan Jawa antara Mojokerto-Jombang mencakup KM 56+000 sampai dengan KM 80+000 sepanjang 24 Km telah siap untuk dioperasikan mulai selasa, 27/10/2020 tepatnya pukul 00.30 WIB.

Pembangunan jalur ganda jalan KA Antara Mojokerto-Jombang merupakan salah satu Proyek Program Strategis Nasional yang berada di wilayah kerja Balai Teknik  Perkeretaapian Jawa Bagian Timur, Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Kementerian Perhubungan. Pelaksanaan pembangunan dikerjakan selama 14 bulan dengan skema pembiayaan Multi Years kontrak selama 2 (dua) tahun.  “Yakni anggaran 2019 sampai dengan 2020 dengan sumber pembiayaan berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” ungkap Penanggungjawab Pelaksana Kegiatan, Bagus Dharma Bhilawa.

Antara Stasiun Jombang sampai Stasiun Mojokerto antara KM 56+000 sampai dengan KM 80+000 terdapat 5 stasiun, dan sekitar 22 perlintasan sebidang jalur KA baik yang dijaga dan tidak dijaga, 7 perlintasan resmi dijaga, 8 perlintasan dilengkapi rambu dan Early Warning Sistym dan 7 perlintasan dilengkapi rambu tanpa EWS.

Dengan telah resmi dioperasikannya jalur ganda jalan kereta api tersebut, dihimbau kepada warga masyarakat, khususnya para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat akan melewati perlintasan sebidang jalur KA dikarenakan bisa terjadi dua KA dalam satu perlintasan berjalan bersamaan dari arah yg berbeda. “Patuhi rambu-rambu dan informasi di perlintasan jalur KA yang tersedia, tengok kanan kiri untuk memastikan bahwa tidak ada KA yang sedang melintas,” pungkasnya. (Jen/an)

Print Friendly, PDF & Email