Pengguntingan untaian melati sebagai tanda diresmikan pasar Benteng Pancasila – Jen

MOJOKERTO-(GEMA MEDIA)- Pasar Benteng Pancasila merupakan salah Satu pasar tradisional di Kota  Mojokerto, yang beberapa tahun lalu mengalami kebakaran. Di era kepemimpinan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari Pasar Benteng Pancasila disulap menjadi Pasar modern yang berkonsep Spirit Of Mojopahit.

Penandatangan peresmian pasar Benteng Pancasila – Jen

Pasar dibangun kembali dengan bernuansa Mojopahitan dan berbeda dengan pasar sebelumnya. Proyek dikerjakan pada bulan Februari dan selesai pada bulan Oktober ini resmi di tempati oleh para pedagang. Peresmian pasar benteng yang  dilakukan oleh Walikota Mojokerto dan dihadiri oleh Ketua DPD Pusat La Nyalla Mattaliti. Kamis, (22/10/) pagi.

Dalam wawancaranya dengan media Walikota Mojokerto Ika Puspitasari yang akrab di sapa Ning Ita mengatakan, bahwa konsep Pasar Benteng Pancasila berkonsep modern yang bergaya Mojopahitan sebagai ciri khas dan sebagai tema Kota Mojokerto yaitu Spirit Of Mojopahit.

Walikota Mojokerto melakukan Penandatangan peresmian pasar Benteng Pancasila – Jen

“Ada 242 kios yang berada dalam pasar benteng sekarang, lebih banyak dari pasar benteng sebelumnya dan para pedang yang menempati merupakan pedagang lama dan ada pedagang baru untuk memenuhi kios yang kita sediakan,” ujarnya.

Lanjut orang nomor satu di Kota Mojokerto Itu, bahwa tidak hanya pasar yang berarsitektur mojopahitan tapi sistem jual beli yang ada di pasar benteng juga memakai sistem digital, baik transaksi jual beli maupun digital marketing. Dimana cara ini merupakan terobosan dan inovasi Kota Mojokerto dalam menyambut era digital serta dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dimasa pandemi seperti sekarang.

Ketua DPD Pusat La Nyalla Mattaliti. Memberikan sambutan – Jen

“Kami mempersiapkan aplikasi bagi para pedagang untuk transaksi maupun membayar retribusi kepada pemerintah, dan ini pertama kalinya di pasar rakyat yang menggunakan sistem transaksi menggunakan tehnologi informasi secara masif,” imbuhnya.

Pemimpin Kota Mojokerto itu juga berharap bahwa dengan sistem digitalisasi yang di terapkan saat ini bisa memutus penyebaran covid-19 dan mempercepat skema Pemerintah Mewujudkan Kota Mojokerto menjadi smart city dalam sektor Ekonomi.

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan sambutan – Jen

“Selain sektor pemerintahan yang sudah menggunakan sistem digitalisasi yang berbasis elektronik, untuk sektor lainnya kita upayakan sarana prasarananya sekaligus mengedukasi masyarakat Kota Mojokerto menuju Smart City,” pungkasnya. (Jen/yuk)

Print Friendly, PDF & Email