Kepala DKPP Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si saat Membuka FGD "Urban Farming" dengan pelaku budidaya ikan, GAPOKTAN, serta KWT di Kota Mojokerto - dit

MOJOKERTO – GEMA MEDIA, Untuk mendukung Program Walikota Mojokerto menjadikan Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata berbasis Sejarah dan Budaya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan para pelaku budidaya Ikan, Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN), dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Mojokerto. Selasa (20/10/2020), bertempat di Ruang Pertemuan Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto.

FGD ini dibuka langsung oleh Kepala DKPP Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si dan menghadirkan narasumber Assesor Metodologi Kementrian Pertanian Republik Indonesia Sekaligus Pendiri “Oriza Agro Consultant” Ir. Tri Judy Sukartono, M.Sc,. Ph. D , Moderator  Riani, SH .M.Si dari Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kota Mojokerto.

Suasana FGD “Urban Farming” – dit

Happy sapaan akrab dari Kepala DKPP Kota Mojokerto dalam sambutanya mengatakan bahwa Tujuan mengumpulkan para pelaku budidaya Ikan, GAPOKTAN, dan KWT yang ada di Kota Mojokerto ini adalah agar hasil budidaya masing – masing ini lebih maju dan berkembang.

“Dalam Focus Group Discussion ini, bapak ibu yang sudah berpengalaman dibidang budidaya masing – masing ini diajak untuk berdiskusi terkait bagaimana memajukan dan memaksimalkan hasil dari budidaya bapak ibu masing – masing. Walaupun di tengah Kota, dengan lahan terbatas tetap mampu menghasilkan hasil yang maksimal dan bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.” tutur Happy.

Happy berharap nantinya para pelaku budidaya baik dibidang pertanian dan perikanan ini kedepan bisa membentuk kampung unggulan seperti kampung buah pisang, kampung buah naga, kampung ikan nila dan lain sebagainya, agar bisa menjadi destinasi “Kampung Pariwisata”. ini sejalan dengan Program Pemerintah Kota Mojokerto yang ingin menjadikan Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata.

Pemaparan Narasumber, Assesor Metodologi Kementrian Pertanian Republik Indonesia Sekaligus Pendiri “Oriza Agro Consultant” Ir. Tri Judy Sukartono, M.Sc,. Ph. D – dit

Masuk dalam FGD, dalam pemaparannya Prof. Judy sapaan akrab Ir. Tri Judy Sukartono, M.Sc,. Ph. D ini menjelaskan terkait apa itu Urban Farming, bagaimana sistem Urban Farming berbasis pertanian organik diterapkan di Kota Mojokerto, bagaimana penggunaan pupuk yang tepat, bagaimana sistem budidaya tanaman, sistem panen dan pasca panen, serta menerangkan bagaimana efektifitas sistem Urban Farming berbasis pertanian organik mampu menanggulangi penyempitan lahan pertanian di Kota Mojokerto, dan apa saja dampak Urban Farming berbasis pertanian organik bagi kelangsungan hidup manusia.

Menutup pemaparannya, Prof. Judy mengajak masyarakat Kota Mojokerto untuk kembali hidup sehat dengan konsep Urban Farming berbasis pertanian organik ini. (dit/yuk).

Print Friendly, PDF & Email