Satgas Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Kota Mojokerto saat melakukan Operasi Yustisi – Jen

MOJOKERTO-(GEMA MEDIA) – Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan penggunaan masker terus dilakukan Satgas Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Kota Mojokerto. Yang dimulai dari beberapa waktu lalu sampai saat ini.

Dalam Operasi Yustisi Protokol Kesehatan kali ini, digelar di sejumlah perumahan, Pasar Burung, Terminal Kertajaya dan di Jalan Gajah Mada depan GOR Seni Mojopahit.

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan masker scuba dan buff, imbauan ini disampaikan saat menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan bersama instansi lainnya. Jum’at, (18/9/2020).

Satgas Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Kota Mojokerto saat melakukan Operasi Yustisi – Jen

Dalam Operasi Yustisi ini Kapolresta Mojokerto didampingi Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono.

Mantan Kapolres Sumenep itu juga mengatakan, Polresta Mojokerto bekerja sama dengan Kodim 0815 Mojokerto dan Satpol PP Kota Mojokerto melakukan penyisiran di perumahan, pasar dan terminal. “Ditemukan sebanyak 40 orang pelanggar protokol kesehatan,” katanya.

Sebanyak 40 orang pelanggar protokol kesehatan tersebut terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan karena tidak menggunakan masker.

Apel Operasi Yustisi Protokol Kesehatan – Jen

Meski jumlah pelanggar Protokol Kesehatan menurun, namun pihaknya akan rutin menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan setiap hari.

“Operasi Yustisi Protokol Kesehatan konsisten dilakukan sehari dua kali, baik pagi maupun malam hari secara acak waktunya. Memang perlu kami informasikan, sejak hari pertama hingga hari ketiga potensi pelanggaran memang terjadi pelanggaran. Artinya kami berharap ke depan masyarakat semakin sadar,” imbuhnya.

Yakni masyarakat semakin sadar menggunakan masker dalam melakukan aktivitas kesehariannya. Dalam penegakan hukum, para pelanggar protokol kesehatan menggunakan Perda Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020 dan Perwali Kota Mojokerto Nomor 55 Tahun 2020 dengan denda Rp 25 ribu dan sebanyak-banyaknya Rp 200 ribu.

Pelanggar tidak menggunakan masker setelah menjalani siding – Jen

“Memang beberapa waktu lalu, ada himbauan dari Jubir Covid-19 Satuan Tugas Pusat dikatakan jika masker scuba dan buff tidak dibenarkan untuk digunakan. Sehingga kami tadi sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat yang ditemukan menggunakan masker scuba,” ujarnya.(Jen/yuk).

Print Friendly, PDF & Email