ibu-ibu Aisyiyah senang sekali panen kangkung sudah ke 11 kali, tanam teknik Rakit Apung-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Masalah Ketahanan Pangan merupakan persoalan yang menjadi perhatian para pihak. Bukan hanya Pemerintah, namun semua elemen masyarakat juga peduli untuk mewujudkan ketahanan pangan tersebut. Terlebih lagi pada . kondisi pandemi seperti saat ini. Tidak terkecuali Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Mojokerto. melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan telah melakukan pembinaan budidaya sayuran melalui kelompok yang ada di ranting/Kelurahan.
Dra. Ec.Tatik Lutfiati, ST Sekretaris PD. Aisyiyah Kota Mojokerto yang juga Mejelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah Jawa Timur saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa budidaya sayuran seperti kangkung yang dilaksanakan di 5 (lima) kelompok pada 5 (lima) ranting/ Kelurahan di wilayah Pimpinan Cabang (PCA) Kecamatan Prajuritkulon adalah merupakan realisasi program Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Divisi ketahanan pangan. Selain itu juga ada Divisi, UMKM, Divisi Koperasi, dan Divisi Ketenagakerjaan

Pusat edukasi budidaya sayur kangkung bersama PD.Aisyiyah Kota Mojokerto-an
hasil panen siap dijual bagi anggota dan warga sekitar, lebih murah dan higenis-an

Untuk awal yang dikembangkan kali ini berupa sayur kangkung. Dengan teknik rakit apung yang ditaruh di ember-ember dengan biaya yang sangat ekonomis. “Alkhamdulillah panen ke 11 kali ini dapat kami jual secara ekonomis dan keuntungannya bisa kami kembangkan untuk pembiayaan budidaya tanaman yang lainnya” kata Tatik Jamiati dan Esterina Ernawati ketua Majelis ekonomi dan ketenagakerjaan PDA Kota Mojokerto, saat panen pada kamis 10/9/2020.
Pada kondisi pandemi saat ini lanjut Tatik, budidaya tanaman seperti ini sangat membantu, sebab warga tidak perlu membeli di pasar atau super market, cukup petik di lahan sendiri. PD.Aisyiyah sejak Januari mulai mengembangkan program ini, masing-masing kelompok diberi modal awal sebagai stimulant. Selanjutnya dikembangkan oleh masing-masing kelompok.

Saat pembibitan bisa dilakukan di rumah masing-masing-an

Untuk tahun ini yang menjadi pilot projec adalah Ranting Kelurahan Miji, Kelurahan Prajuritkulon Kelurahan Mentikan, Kelurahan Kranggan, dan Kelurahan Kauman. Pusat edukasi pembelajaran bertempat di gedung dakwah Muhamadiyah cabang Prajuritkulon tepatnya di kedungkwali gang 11, terbentuk 5 (lima) kelompok dan masing-masing kelompok mengelola media tanam 1 (satu) gubuk.
Rencana kedepan akan dikembangkan di PCA Magersari dan diharapan program ini akan bisa menjadi gerakan ketahanan pangan bagi masyarkat agar tercukupi pangan dan gizi secara mandiri dan ekonomis.(an)

Print Friendly, PDF & Email