Walikota didamoingi Kapolresta menyambut Kapolda Jatim-jen

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Setelah melakukan tatap muka dengan Bhabinkamtibmas di Gedung PPNI Mojokerto, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran langsung bertolak mengunjungi warga yang terkonfirmasi positif covid-19 di Rusunawa Cinde, Jalan Cinde Baru No 8 Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jumat (17/07/2020).

Rusunawa Cinde ini merupakan tempat isolasi bagi warga yang terkonfirmasi positif covid-19. Saat tiba di Rusunawa Cinde, Kapolda dan Wakapolda Jatim didampingi Walikota Mojokerto, Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, Komandan Korem 082 dan Forkopimda Kota Mojokerto menyapa warga yang terkonfirmasi positif covid-19 yang sedang di isolasi. “Semoga semua diberikan kesehatan dan tetap sabar menghadapi pandemi covid-19,” ucap Kapolda saat menyapa warga di Rusunawa.

Tampak pasien terkonfirmasi positif menyapa dari dalam Rusunawa-jen

Selain menyapa, Kapolda Jatim juga memberikan semangat kepada seluruh warga yang melakukan isolasi di dalam Rusunawa Cinde Kota Mojokerto. Sampai saat ini, warga yang terkonfirmasi positif covid-19 yang dirawat di Rusunawa.

Di kesempatan yang sama usai kunjungan Kapolda Jawa Timur, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, bahwa kondisi Pasien terkonfirm positif saat ini melandai di bandingkan dengan beberapa minggu lalu. Yang mana semua pasien yang terkonfirmasi positif didominasi OTG.

“Kita sangat optimis dengan semakin banyaknya pasien sembuh serta bisa pulang kerumah masing-masing, kami juga sudah memberikan beberapa terapi dengan memberikan probiotik dan makanan dengan gizi tambahan kepada pasien dan masyarakat untuk membantu meningkatkan stamina dan imunitas pasien terkonfirm positif tapi secara klinis sehat (OTG),” ungkap Ning Ita sapaan akrab Walikota.

Kapolda memberikan semangat kepada pasien terkonfirmasi positif di Rusunawa Cinde- jen

Masih kata Ning Ita, perlu diketahui jumlah pasien semula penuh sekarang di rusunawa tinggal 24 orang, 74 orang dinyatakan sembuh dan sudah pulang kerumah masing-masing, sedangkan yang dirawat di rumah sakit kurang dari 20 sisanya isolasi mandiri dirumah.

Lebih lanjut dikatakan, kita bersama forkopimda terus bersinergi melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Dengan harapan masyarakat akan lebih peduli lagi dan meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam segala kegiatan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, memakai masker, dan tidak berkerumun,” tegasnya. (Jen/an)

Print Friendly, PDF & Email