Lurah Surodinawan (memakai rompi dan blankon) bersama pengurus kampung tangguh saat menyerahkan bantuan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Kampung tangguh yang dibentuk oleh warga di wilyah Desa/Kelurahan sebagai upaya untuk melawan penyebaran Virus Covid-19  sudah terbentuk di wilayah Kelurahan se-Kota Mojokerto.  Salah satu diantaranya adalah Kampung Tangguh di Kelurahan Surodinawan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar utamanya yang terkonfirmasi positif COVID-19, pengurus Kampung tangguh mnggalang donasi warga setempat.  Secara suka rela para  pegiat social ini mengakomodir sumbangan warga untuk diperbantukan kepada keluarga yang menjalani isolasi mandiri akibat terkonfirmasi positif COVID-19.

di rumah warga Lurah dan tim serta petugas posko mengantarkan bantuan bahan pokok untuk menyambung kebutuha n sehari-hari-an

Riaji, SH Lurah Surodinawan saat dikonfirmasi via telpon menyampaikan bahwa,  Kampung Tangguh yang dibentuk di Kelurahan Surodinawan bertujuan untuk mempercepat penanganan COVID-19 di wilayahnya.  Disampaikan olehnya, bahwa di Kelurahan Surodinawan terdapat 8 (delapan) orang warga yang sudah terkonfirmasi positif  dan mereka melakukan isolasi mandiri.  Oleh karena itu pengurus kampung Tangguh  yang dipimpin oleh Ari arianto, S.Pd membantu warga tersebut dengan menyiapkan bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari. Contohnya, beras, gula, minyak goreng, telor, dan sayuran. “jadi warga yang menjalani isolasi mandiri, tersebut tidak perlu keluar rumah untuk berbelanja memenuhi kebutuhannya” katanya. Indahnya berbagi dengan sesama dari oleh dan untuk warga. Selain berbagi sembako, sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19, pihaknya juga melakukan pemantauan kawasan PKL yang berjualan di sepanjang Jln. Surodinawan setiap hari minggu pagi, agar warga tidak bergerombol lagi, baik penjual atau pembeli.(Protokol Kesehatan tetap dipatuhi).

Kampung Tangguh Semeru adalah program unggulan Polda Jawa Timur, sebagai upaya melawan penyebaran virus Covid-19 yang dilakukan mulai lingkup terkecil, yakni dari desa dan warga sekitar.

Program ini akhirnya diadopsi secara nasional dengan nama Kampung Tangguh Nusantara, karena dianggap efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menangkal Covid-19.(an)

Print Friendly, PDF & Email