AKBP Suharsi, SH,M.Si Kepala BNNK Kota Mojokerto-jen

MOJOKERTO-(GEMA MEDIA)- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto menggelar Pagelaran Seni dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2020, bertempat di Kantor BNN Kota Mojokerto Jalan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Jumat (7/7/2020).

Pagelaran seni dengan tema “Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia” merupakan puncak acara peringatan HANI 2020 yang digelar BNN Kota Mojokerto. Acara ini menampilkan kesenian daerah wayang Beber Panji Cemeng Dalang Ni Mijil Pramesti dengan lakon Pasar Kumandang  dan lawakan Cak Memet Cs.

Cak Memet dan tim saat menghibur dalam acara Hari Anti Narkotika Internasional-jen

Pagelaran ini digelar secara live streaming dan disiarkan langsung melalui You Tube BNN Kota Mojokerto dan dilakukakan secara virtual melalui aplikasi Zoom yang diiukti oleh generasi Millenial Anti Narokaba Kota Mojokerto.

Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsi, pada kesempatan ini menyampaikan , tanggal 26 Juni telah ditetapkan sebagai Hari Anti Narkotika internasional oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) sejak 26 Juni 1988.

Memaknai HANI, pihaknya mengajak masyarakat khususnya generasi penerus bangsa untuk menjauhi Narkotika (Narkoba, Psikotropika, dan Adiktif).

pagelaran wayang beber meriahkan Hari Anti Narkotika Internasionl-jen

Dalam menekan penyalahgunaan narkotika di Kota Mojokerto, pihaknya tak henti-hentinya menggelar sosialisasi kepada masyarakat. Pihaknya juga menggandeng stakeholder, lembaga sekolah dan kelompok-kelompok masyarakat sebagai langkah penanggulangan potensi penyalahgunaan Narkotika.

“Acara dimulai dengan Lawakan Cak Memet Cs dan dilanjut dengan pertunjukan Seni Wayang Beber. Kita sampaikan pesan-pesan bahaya narkoba lewat pagelaran seni. Pesan kita kepada masyarakat, jangan pakai narkoba karena narkoba itu bahaya, narkoba bisa merusak segalanya,” ungkapnya.

Pagelaran seni ini tidak mengundang khalayak umum, agar bisa disaksikan seluruh masyarakat, acara ini disiarkan secara live streaming melalui channel You Tube dan secara daring melalui Zoom.

Terlebih pandemi Covid-19 masih berlangsung disaat hendak memasuki masa kebiasaan baru atau New Normal.

Pesan yang disampaikan dari pagelaran seni ini lanjut Suharsi, ialah mengajak masyarakat untuk menjaga diri bebas dari Narkotika. Sehingga, masyarakat khususnya generasi muda bisa menjalani aktivitas sehari-hari bisa berjalan dengan keadaan jiwa yang sehat dan produktif.

“Dengan digelar secara virtual ini masyarakat bisa menonton pagelaran seni ini dari rumah. Kita berharap pesan-pesan anti narkoba bisa tersampaikan kepada masyarakat Kota Mojokerto,” tegasnya.

Dalam hal ini BNN Kota Mojokerto mendorong agar tema HANI tahun ini benar-benar melembaga di masyarakat. HANI Tahun 2020 mengangkat tema “Hidup 100% di Era New Normal Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba.”

“Men sana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Dengan produktif tanpa narkoba,  selain sehat juga kita akan bahagia. Kami mendorong agar hidup sehat produktif tanpa narkoba melembaga di masyarakat melalui sosialisasi yang tak henti-hentinya kami lakukan,” papar orang nomor satu di BNN Kota Mojokerto.

Lebih dalam Suharsi menyampaikan, peringatan HANI 2020 menjadi spirit bagi BNN Kota Mojokerto bersama Pemda, Kepolisian dan masyarakat untuk gencar perang melawan narkoba. “Momen HANI ini mengingatkan kepada seluruh negara di dunia tentang bahaya narkoba. Narkoba ini tidak baik, bisa merusak fisik, merusak mental, merusak tatanan kehidupan, merusak tatanan negara dan merusak keamanan. Seluruh negara di dunia telah sepakat untuk perang lawan narkoba . Kita yang ada di Blitar, harus sama-sama bergerak untuk berani menolak narkoba, berani menanggulangi, mencegah dan menanggulangi narkoba,” terangnya.

Nampak hadir dalam puncak Peringatan HANI 2020 Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria dan  berpesan kepada Generasi Muda Kota Mojokerto untuk menjauhi Narkoba.

“Saya berpesan Kepada para Generasi Muda (Millenial) untuk tidak menggunakan Narkoba jenis apapun karena itu akan merusak masa depan,” pesan orang Nomor Dua di Kota Mojokerto. (Jen/an)

Print Friendly, PDF & Email