Dr. Windu Santoso. S.Kp, M.Kep koordinator tatanan 8 Forum Kota Mojokerto Sehat-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA :Manusia Adalah Mahluk Yang Alloh SWT Ciptakan dengan Sempurna. Lalu bagaimana dengan kesempurnaan itu dikembangkan adaptasi Positif terhadap covid-19

Dear All,  Pembaca yang budiman, Manusia adalah Mahluk yang paling sempurna, yang Alloh SWT telah ciptakan di muka bumi ini, dan telah dibekali dengan akal, dan kemampuan beradaptasi dengan baik. Kita yang telah lahir dan hidup adalah manusia terpilih yang menurut Alloh SWT dipastikan akan bisa bertahan. Tetap optimis dan mengembangkan adaptasi dengan baik.

Munculnya covid-19 merupakan perubahan yang  tidak terencana, dan kita umumnya tidak siap menghadapi.  Oleh karena itu kerjakan sesuai kapasitas dan kemampuan kita. Apa yang kita bisa lakukan dari mulai yang paling mudah dan sederhana.

Merubah kebiasaan memanglah tidak mudah, akan tetapi jika itu suatu kebutuhan maka haruslah kita lakukan. Contohnya memakai masker saat pandemic covid 19 seperti sekarang ini  malah diwajibkan. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir untuk membunuh virus corona, jaga jarak agar tidak tertular dari yang terjangkit  covid 19 dan kebiasaan lainnya.

Oleh karenanya segera temukan kebiasaan baru yang lebih baik. Selain tiga hal tersebut kita juga perlu makan makanan bergizi , istirahat cukup, kelola stress dengan baik sehingga daya tahan tubuh akan kuat menghadapi kuman atau virus apapun.

Jika kita pejabat jadilah model yang dapat dicontoh sehingga secara psykologis dapat mempengaruhi masyarakat. “ Apa yang kita ucapkan sebagai ajakan, kalau kita sudah melakukan, maka masyarakat dengan mudah untuk melaksanakan apa yang kita anjurkan“.Lakukan dengan benar sampai merasa nyaman dan menjadi perilaku baru yang baik sebagai respon positif terhadap covid-19.

Sangat disayangkan masih sering kita saksikan tayangan di televisi  masih banyak pejabat dan pembicara yang tidak meggunakan masker, padahal perlu waspada dengan mic atau media lain yang kemungkinan bisa menjadi media perantara covid-19 atau kuman lain seperti micobacterium tuberkulosis.

Jika anda pengusaha, jadilah pendonor yang memberi bantuan. Partisipasi anda tidak harus berupa uang/tunai, akan tetapi bisa berupa masker, handsanitizer, apapun Alat Proteksi diri yang bermanfaat untuk masyarakat. Mahalnya masker dan sulitnya didapat harus segera ditangani dan ini saat yang tepat untuk berbuat yang terbaik untuk negeri ini.

Jika kita penulis, peneliti, tulislah sesuatu yang dapat membantu masyarakat beradaptasi dengan cepat. Temukan berbagai alat dan kebutuhan yang akan memudahkan masyarakat untuk melewati masa perubahan (zona transisi perubahan ini) ,kurangi kepanikan masyarakat dengan tulisan dan pemikiran positif kita.

Jika kita tokoh masyarakat jadilah panutan, gunakan masker dan rajin cuci tangan berikan contoh yang benar pada masyarakat dengan sadar dan jadikan ini kebisaaan baru yang positif. Jika kita guru atau dosen coach/ dampingi  dengan sabar anak didik atau mahasiswa kita, ajari berbagai cara mencari sumber belajar, memanfaatkan aplikasi untuk distance learning, ajari cara diskusi dengan berbagai aplikasi, berikan motivasi agar mereka tetap enjoy dan senang dengan perubahan yang mendadak dan tidak terencana ini.

Jika anda stake holder di bidang telekomunikasi, ini saat tepat anda berbakti pada negeri ini, beri kemudahan akses data khususnya saudara kita di luar pulau, bantu pemerintah tangani covid-19 ini.      Biasakan membersihkan rumah, kantor, bahkan mobil  sesering mungkin dan jadikan itu kebiasaan baru kita, dan lakukan dengan sadar dan nikmati sebagai aktivitas yang nyaman.

Kita tidak mungkin lari, sembunyi bahkan menghindari covid-19, tetap ikuti anjuran protap ahli, dinas kesehatan dan pemerintah, bahkan kita harus  update info terbaru dari berbagai media secara selektif, sehingga kita jadi tahu dan tidak takut berlebih terhadap covid-19 sehingga tidak menjadi orang yang sembrono, meremehkan   bahkan resisten terhadap perubahan.

Siapapun kita, apapun posisi kita   segera belajar beradaptasi, dan jangan panik karena dalam proses perubahan yang tidak terencana ini bisa timbul ” Kondisi  Chaos”. Dampak sosial akan lebih hebat jika kita tidak segera beradaptasi. Batasi share informasi melalui medsos yang kurang bijak dan dapat membingungkan masyarakat, karena masyarakat kita memiliki level pengetahuan, pendidikan serta sosial ekonomi yang berbeda.

Profile Penulis :

  1. Doktor Keparawatan alumnus FIK universitas Indoneia
  2. Koordinator tatanan 8 Forum Kota Sehat Kota Mojokerto.
  3. Dosen Stikes Bina Sehat PPNI Mojokerto
  4. Motivator Perubahan Thank Institut

 

 

Print Friendly, PDF & Email