MOJOKERTO – GEMA MEDI : Dinas Komunikasi dan Informatika merupakan salah satu unsur satuan Gugus  Informasi dan Komunikasi pada satuan Gugus Tugas Waspada Covid -19 terkait upaya pencegahan dan penanganan covid -19 di Kota Mojokerto. Hari ini Rabu, (24/3/2020)

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gaguk Tri Prasetyo dihubungi melalui telepon, menginformasikan bahwa Masyarakat bisa langsung mengakses melalui web http://covid19.mojokertokota.go.id Selain itu masyarakat bisa melakukan cek mandiri (cek diri sendiri) untuk mengetahui apakah kita termasuk Orang Dalam Pengawasan ( ODP) atau Orang Dengan Resiko (ODR ) yang nantinya ditindak lanjuti pemeriksaan oleh  tenaga medis dari dinas terkait di Kota Mojokerto.

“Dalam web ini masyarakat bisa cek mandiri dan bisa tahu jumlah ODP dan ODR yang perlu di waspadai terkait penyebaran virus Covid-19, juga ada call canter yang bisa di hubungi,” ungkapnya. Call center covid-19 Kota Mojokerto adalah Suyono : 0857 3340 8895, Dewi :0852 5351 6663 dan Akhmad Adi : 0818 0309 8091.

hotline service covid-19 kota Mojokerto

Web tersebut, lanjut Gaguk, juga berisi data sebaran dan pemetaan perwilayah kelurahan di Kota Mojokerto. Dalam web tersebut juga dijelaskan cara-cara menangani dan langkah apa saja yang harus di lakukan oleh masyarakat Kota Mojokerto terkait memutus mata rantai penyebaran covid -19. Terdapat juga pengertian apa itu virus Corona, dan cara-cara menghindari juga mencegah penyebaran virus Covid -19.

 

Semua informasi terkait data sebaran / peta ataupun data ODP, PDP maupun yang comfirmasi Daftar Pasien Terinfeksi (DPT) diakses di web, itu data resmi dari gugus tugas yang dikeluarkan dari Dinkes, imbuhnya.

“Saya tetap menghimbau kepada masyarakat, jangan diartikan dengan peta penyebaran ini masyarakat menjadi panik. Tapi harus tetap waspada terus menjaga kesehatan dan mentaati himbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto, serta terus melakukan apa yang dianjurkan oleh Pemerintah melalui Dinas Kesehatan yaitu dengan tetap berada di rumah, menghindari bepergian dan beraktivitas di tempat umum, sering mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum tangan dicuci, sosial distancing, demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Plt.Kadiskominfo bersama Sekdakot dan satuan gugus tugas saat melakukan penyemprotan di Terminal Kertajaya beberapa waktu lalu-an

Gaguk juga menambahkan, jangan mudah percaya dengan berita berita yang disebarkan melalui media sosial, atau dari media lain yang dapat menimbulkan kepanikan di Masyarakat. “Banyak berita yang beredar itu hoax, mari sama-sama bersinergi, lebih teliti dan waspada terhadap wabah virus saat ini. Untuk mencegah berita hoax, diskominfo telah membentuk tim cyber patrol yang akan memburu berita-berita hoax,” pungkasnya.(jen/an)

Print Friendly, PDF & Email