Kepala BNN didampingi Kasatnarkota menyerahkan penghargaan kepada juara I lomba Brantas dan Kampung Bersinar-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Lomba Berani Melawan Narkoba dan Kriminalitas (Brantas) dan Bersih Narkoba (Bersinar) yang digelar oleh BNN dan Polresta, Kelurahan Balongsari dinobatkan sebagai (Juara I).  Sementara Kel. Surodinawan meraih ( juara 2), Kel. Gedongan (Juara 3), Kel. Gunung Gedangan (Juara Harapan 1), Kel. Kauman (Juara Harapan 2), Kel.Miji (Juara Harapan 3 ). Pengumuman sekaligus Penyerahan hadiah berupa Thropy dan Piagam disampaikan bersamaan acara sosialisasi Diseminasi Informasi Melalui Talkshow dengan tema BRANTAS  dan Kampung BERSINAR di Aula Dinas Pendidikan Kota Mojokerto senin, 27/1/2020.

Foto bersama dengan perwakilan Kecamatan Kranggan, Lurah, ketua RW dan Narasumber-an

AKBP Suharsi, SH,M.Si ` Kepala BNN Kota Mojokerto menuturkan lomba Brantas dan Kampung Bersinar ini baru pertama kali dan didarapkan kedepan akan lebih baik lagi. Komponen penialaian meliputi Pembentukan SDM, Program kegiatan, aktivitas nyata, Sarana dan Prasarana serta pembiayaan. Melalui lomba ini diharapkan masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungannya atau tetangga yang memiliki kepribadian tertutup dan misterius perlu diwaspadai, katanya.

Peredaran narkoba di Kota Mojokerto saat ini semakin menggila. Tidak hanya pada pria hal tersebut juga menyasar pada wanita. Menurutnya wanita tak hanya sebatas sebagai pemakai, namun juga menjadi kurir dan bandar hingga skala Internasional. “Penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) yang merambah hingga seluruh kalangan dinilai memprihatinkan” terangnya.

Foto bersama dengan para Jawara Lomba Kampung Brantas dan Bersinar-an

Menanggapi fenomena narkoba yang semakin marak, pihak KASATRESKOBA Polres Mojokerto Kota AKP Redik Tribawanto, S.Sos,S.H,M.H. sangat mengkhawatirkan keadaan ini yang semakin tajam, akibatnya peredaran gelap narkotika akan merebak di segala lapisan masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Diseminasi lanjutnya, merupakan suatu kegiatan individu atau kelompok untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat. “Saya menghimbau kepada pak Lurah dan Ketua RW  hadir agar turut menyampaikan kepada masyarakat luar untuk terus memerangi narkoba. Kalau bukan kita siapa lagi”  tandasnya.

Di dalam kehidupan era modern saat ini lanjutnya, seseorang dengan mudah dapat menjangkau keberadaan narkoba yang salah satunya dapat merambah generasi muda bangsa, jika narkoba telah mereka kenal maka narkoba menjadi faktor utama terciptanya generasi kriminal. Kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak juga menjadi salah satu penyebab penyalahgunaan narkoba. Setiap tindakan yang dilakukan oleh anak adalah perhatian khusus yang harus diawasi bagi pihak orang tua. Keluarga adalah faktor terpenting pencegahan terjadinya narkoba. “Orang tua wajib memperhatikan setiap gerak-gerik anaknya, orang tua juga wajib melapor kepada pihak berwajib jika mengetahui anak  atau keluarganya mengkonsumi narkoba, namun jika tidak mau melapor akan dikenakan ancaman 6 bulan penjara dan denda Rp. 1 juta.(an/IPT)

Print Friendly, PDF & Email