Kasus penangkapan Pengedar Narkoba Jenis Sabu Warga Daleman Mojokerto-jen

MOJOKERTO – GEMA MEDIA – Deretan prestasi yang diraih BNN Mojokerto yang dipimpin AKBP Suharsi SH MSi. Banyak ungkap kasus maupun tangkap tangan pengedar dan bentuk relawan hingga penggiat anti narkoba. Menurut Kepala BNNK Mojokerto AKBP Suharsi SH MSi berharap penyalahgunaan narkoba di Mojokerto menurun dan fokus membidik jaringan narkoba di wilayah Mojokerto dan Jombang.

Keberhasilan ungkap kasus narkotika tidak hanya jaringan nasional melainkan juga jaringan internasional, BNN Kota Mojokerto berhasil membantu penyelidikan DPO BNNP Jateng  yang domisili DPO ada di Kabupaten Mojokerto.

”Kita terus pelototi gerakan peredaran narkoba yang ada di wilayah Mojokerto dan Jombang. Bahkan diwilayah Nganjuk, Madiun hingga di beberapa wilayah terus kita pantau.  Kita bersyukur dengan kerja tim peredaran narkoba menurun karena masyarakat makin peduli terhadap lingkungannya terkait peredaran narkoba,” tuturnya. Senin, (30/12/2019) di kantor BNN Kota Mojokerto, Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto.

Ka.BNN dan tim menunjukkan barang bukti-jen

Sederetan prestasi BNNK Mojokerto antara lain, Ungkap Kasus Narkotika Bulan Maret 2019, dengan TKP di Gerbang Tol Penompo masuk Dsn. Penompo, Ds. Mlirip, Kec. Jetis, Kab. Mojokerto dengan BB Sabu 296,46 gram dan Ekstasi 1.053 butir. Ungkap Kasus Narkotika di Bulan Juni di Jalan Raya Ijen masuk Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dengan barang bukti Sabu 229,49 gram. Ungkap Kasus Narkotika di Nganjuk, dimana ungkap kasus ini bareng BNNP Riau dan BNNP Jawa Timur di Madiun dengan barang bukti sabu 4 kg, Ungkap Kasus Narkotika di Bulan Desember DPO BNNP Jawa Tengah.

Juga membuat inovasi dengan membentuk Relawan Anti Narkoba sebanyak 20 orang dimana Relawan Anti Narkoba ini tersebar di lingkungan kelurahan-kelurahan dan beberapa sekolah di Kota Mojokerto. Juga Penggiat Anti Narkoba sebanyak 77 orang dari berbagai kalangan mulai dari Instansi Pemerintah, Swasta, Masyarakat dan Lingkungan Pendidikan yang turut berperan aktif dalam upaya P4GN di lingkungan masing-masing.

Kasus penangkapan Narkoba Di Madiun barang Bukti 4 Kg narkoba jenis sabu.-jen

Dan perlu diketahui relawan dan penggiat ini sebagai kepanjangtanganan BNN dalam membantu menyebarluaskan informasi tentang pencegahan narkoba dan sebagai fasilitator atau penggerak masyarakat turut berperan aktif dalam program P4GN.

”Tak hanya itu, kita juga membuka Klinik Pratama BNN Kota Mojokerto bagi mereka yang pernah tersandung kasus narkoba untuk mendapatkan rehabilitasi.  Kita membuka lebar-lebar bagi mereka yang ingin sembuh dari ketergantungan obat-obat terlarang,” tambahnya.

Tidak sampai disini, kita akan berantas terus peredaran Narkoba khususnya di Wilayah Kota Mojokerto dan semakin menggencarkan bahaya Narkoka Kepada generasi muda, untul tidak menggunakan atay mengerdarkan Narkoba. (jen/an)

Print Friendly, PDF & Email