Kunjungan Kabupaten Sumedang di Kampung tertib lalu lintas Kota Mojokerto, rombongan disambut pokja lalu lintas dan Polresta dan FKS-an

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Paska penganugerahan penghargaan penyelenggaraan Kab/Kota Sehat di Jakarta beberapa bulan lalu, Kab/Kota terus berbenah untuk meningkatkan kegiatan tatanan terkait Kota sehat.  Kegiatan silaturahmi dan saling sharing telah dilakukan oleh Kab/Kota untuk melakukan study inovasi dari daerah lain yang kemungkinan dapat diadopsi.

Setelah Kota Mojokerto melakukan study pengelolaan limbah diapers ke Kota Batu , kini giliran Kabupaten Sumedang Jawa Barat berkunjung ke Kota Mojokerto, kamis 26/12/2019. Rombongan berjumlah 8 (delapan) orang terdiri dari tim Pembina dari Dinas Kesehatan, Bappeda, Disperindag  dan DLH serta Forum Kota Sumedang Sehat diterima oleh Sekretaris Bappeko Mojokerto di Sekretariat Forum Kota Mojokerto Sehat.

penyerahan cinderamata dari Dinkes Kab.Sumedang kepada Bappeko Mojokerto-an

Euis Yuliantini, SKM,MKM Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan  Kerja dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang menuturkan, maksud dan tujuan  kunjungan kerja kali ini antara lain ingin melihat langsung beberapa inovasi yang ada di Kota Mojokerto. “Kabupaten Sumedang sudah 2 kali meraih penghargaan swastisaba Wistara, itu artinya lebih tinggi kategori swasti saba yang diraih, namun beda tatanan yang diambil” katanya.  Sehingga dipandang perlu untuk berinovasi yang lain.  Kabupaten Sumedang belum mengambil tatanan kawasan tertib lalu lintas. Kedatangan di Kota Mojokerto tertarik untuk melihat langsung inovasi kampong tertib lalu lintas, selain itu juga regulasi terkait Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Inovasi lainnya adalah Bayar Pajak pakai Sampah di Kota Mojokerto (BAPAK SAMERTO) yang diundi berhadiah Umroh.

Di kampong tertib lalu lintas yang berada di Miji Baru 3 rombongan disambut oleh Pokja Tertib Lalu Lintas, Satlantas Polresta serta tim Pembina yang lain. Selanjutnya menuju ke Bank Sampah Induk (BSI) dan TPA Randegan yaitu TPA wisata edukasi. Ditempat ini Euis dan rombongan bisa melihat proses pembuatan pupuk kompos dan cair, serta layanan BSI dan juga spot-spot selfi di TPA serta media terapi bagi penderita  strock.

Penyerahan cindera mata dari Kasi. Keling dan kerjaor Dinkes Kab.Sumedang kepada Sekretaris Bappeko Mojokerto-an

Ary Setiawan Sekretaris Bappeko pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas  kunjungan dari Kabupaten Sumedang, dan ini merupakan bentuk penghormatan tersendiri bagi Kota Mojokerto. “ kita saling berbagi pengalaman dan sharing inovasi mana yang bisa diadopsi” katanya.  Ditambahkan oleh Riani Ketua FKS, bahwa terkait STBM Kota Mojokerto sudah memiliki Perwali dan untuk mencegah stunting, Kota Mojokerto sudah terbit Perda ASI Ekslusif.

Turut menyambut gembira Kabid Sosbud dan staf Bappeko, Kabid Kesling Dinkes, ketua FKS dan anggota serta perwakilan FKKS Kecamatan. (an)

Print Friendly, PDF & Email