foto bersama Saka Kalpataru di SMPN 6 paska menanam bibit di SMPN 6 Kota Mojokerto-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Dalam rangka memperingati hari menanam pohon Indonesia (HMPI) tanggal 28 Nopember dan bulan menanam Nasional (BMN) pada bulan Desember Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto melalui Saka Kalpataru (Pramuka pendegak dan pandega) melaksanakan bhakti Saka dengan melakukan penanaman bibit Tabebuya  dan Tanjung di lingkungan sekolah se-Kota Mojoketo.  Sebanyak 70 bibit Tabebuya dan 85 bibit tanjung telah disebar ke sejumlah sekolah  di Kota Mojokerto.  secara simbolis penanaman bibit bertempat di SMP Negeri 6 Kota Mojokerto, sabtu 21/12/2019.

Ikromul Yasa.S.Sos, MM Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto selaku Ketua Mejelis Pembimbing Saka Kalpataru membuka secara resmi dilanjut melakukan penanaman secara simbolis didampingi oleh Pimpinan Saka Kalpataru  Lucky Hariyanti Budiyono, SE. Peserta sebanyak 60 orang terdiri atas Mabi Saka Kalpataru, Pimpinan Saka Kalpataru, Dewan Saka Kalpataru dan Anggota Saka Kalpataru.

Ikromul Yasa saat menanam tabebuya secara simbolis di SMP Negeri 6 Kota Mojokerto-an

Sebanyak 30 batang  ditanam di SMP Negeri 6 Kota Mojokerto. Dipilihnya Tabebuya karena  menyedapkan pandangan mata dan karena keindahan yang ditawarkan, bunga tabebuya juga memiliki sederet manfaat untuk obat. Demikian juga dengan tanaman tanjung ternyata memiliki manfaat lebih besar daripada sekadar menjadi tanaman peneduh jalan. Tanjung adalah pohon serbaguna, karena kayunya dikenal awet, keras, kuat, cocok untuk konstruksi yang memerlukan kekuatan, seperti jembatan, perahu, kapal laut, lantai, rangka dan daun pintu.  (sumber media online, 24/12/2019)

saat gelar pasukan bersama Saka Kalpataru di SMP Negeri 6 Kota Mojokerto-an

Sebelum melakukan penanaman terlebih dahulu gelar pasukan berlangsung di halaman sekolah, dan pada kesempatan tersebut  Ketua Mabi Kalpataru menyampaikan bahwa, SMP N 6 adalah sekolah Adiwiyata Nasional, dengan demikian diharapkan menjadi contoh kondisi sekolah Adiwiyata yang ada di kota Mojokerto. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik mendapat gambaran dan contoh hasil pembelajaran peduli dan berbudaya lingkungan. Selanjutnya dapat diterapkan di sekolah. “ jangan lupa tanaman yang ada ini dirawat agar  dapat tumbuh subur dan indah dipandang” katanya.

Adapun sekolah yang menerima tanaman tabebuya dan Tanjung adalah SMPN 1, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6, dan SMPN 8 dan SMP Islam Brawijaya, SMP Islam Terpadu Permata, SMA PGRI, SDN Surodinawan, SDN Kranggan 1, SDN Kranggan 3, SDN Kranggan 4, SDN Mentikan 1, SDN Meri 1, SDN Wates 2, SDN Wates 3, MI Nurul Huda 2, SD Muhamadiyah Plus Tamansiswa. (an)

 

Print Friendly, PDF & Email