foto bersama paska sosialisasi dan launching Kampung bersinar-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Lurah Balongsari Gesmanto, SH melaunching kampong Bersih Narkoba (Kampung Bersinar), jumat 6/12/2019. Launching dilanjutkan dengan sosialisasi  P4GN bertempat di Balai RW.02 Balongcok.

Lurah Balongsari menjelaskan, kampong bersinar dengan terbentuknya pokja yang difokuskan di RW.02 Balongcok bertujuann untuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN.  RW.02 Balongcok dalam sejarah masa lalu dapat dibilang banyak kasus yang menimpa warga, bahkan  kasus yang terjadi hingga berakhir di penjara. Namun bukan berarti tidak bisa berubah menjadi lebih baik.  Dari pengalaman tersebut, generasi milenia saat ini bertekad untuk memberantas penyalahgunaan narkoba.. Dengan Kampung Bersinar bisa membawa perubahan yang lebih baik.

AKBP Suharsi, SH,M.Si kepala BNN Kota Mojokerto saat sosilisasi-an

AKBP Suharsi,SH,M.Si Kepala BNN Kota Mojokerto menjelaskan terkait P4GN. Sosialisasi kali ini merupakan yang kedua kalinya lebih bersifat pemantapan terhadap Pokja Kampung Bersinar. Menurut Suharsi, berdasarkan estimasi satu RT ada sekitar 4 orang pengguna maka jumlah sekota minimal 3 ribu orang, sementara yang sudah tertangkap sekitar 150 orang, maka masih banyak yang belum ditangkap.  Oleh karena itu perlu kerjasama dan dukungan dari masyarakat membantu memberikan informasi jika kemungkinan ada Bandar narkoba atau pengedar yang ada di sekitar kita.  “Namun jangan kawatir jika ada pengguna dan ingin sembuh saya jamin tidak akan ditangkap, bahkan BNN akan membantu rehabilitasi sampai sembuh dan gratis” terang Suharsi.

Bripka Dadang Lesmono, SH Kasat Narkoba saat sosialisasi-an

Dilanjutkan penjelasan dari Bripka Dadang Lesmono, SH Kasat Narkoba Polres Mojokerto Kota. Menurut  Dadang, jenis narkoba yang paling banyak digunakan adalah sabu-sabu. Sampai dengan tanggal 5/12 kemarin jumlah tersangka yang sudah tertangkap sebanyak 104 orang dan rata-rata usia produktif.  Dari kepolisian juga terbuka bagi masyarakat yang ingin diskusi atau sharing untuk menyelesaikan permasalahannya utamanya bagi pengguna.

Pada kesempatan tersebut, BNN juga melakukan tes urine bagi para kawula muda dan  beberapa warga yang hadir. “Alhamdulilah hasilnya warga yang ikut sosialisasi negatif dari penggunaan narkoba”.an

Print Friendly, PDF & Email