Jajaran pembina dan Muspika foto bersama-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Pendidikan pramuka sudah terbukti mampu mencetak pribadi bangsa yang yang tangguh, jujur, berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan.  Oleh karena itu sangatlah tepat jika gerakan pramuka tetap exis di segala jaman.  Salah satu contohnya kegiatan Jambore  yang dilaksanakan oleh Pramuka Ranting Kecamatan Prajuritkulon. Walau hujan turun hampir membasahi seluruh seragam kebesaran mereka, namun kegiatan jambore tetap berjalan.

Bertempat di Lapangan Ketidur Kecamatan Prajuritkulon jumat 1/11/2019 sore itu telah dibuka Jambore Pramuka Ranting Kecamatan Prajuritkulon oleh Asisten Administrasi Pembangunan Drs. Subambihanto, M.Si selaku Kepala Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mojokerto.

Ka Kwarcab Kota Mojokerto menyematkan tanda pamuka garuda-an

Jambore yang diikuti oleh perwakilan siswa SD/MI se Kecamatan Prajuritkulom,Bambi panggilan akrabnya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya jamboree tersebut.  Ia berharap Semoga Jamore Ranting ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk menimba ilmu, pengalaman dan juga membangun hubungan baik dengan sesama anggota Pramuka dari gugus depan lain atau sekolah lain.  “Kegiatan Jambore tingkat kwartir ranting Prajuritkulon ini tentu menjadi peluang sekaligus menjadi tantangan bagi peserta. Peluang karena dengan mengikuti kegiatan ini, tentunya memiliki banyak manfaat yang dapat dipetik dan dipelajari”, terang Bambi.  Kegiatan Jambore ranting ini adalah suatu kegiatan pesta adik-adik pramuka penggalang yang dinanti-nanti dan tentunya kegiatan ini tantangan . “Saat ini kwartir Nasional dan kwartir Daerah mencanangkan generasi emas  Pancasila di tahun 2045 yaitu generasi milenial yang syarat dengan teknologi informasi.” Lanjut Bambi.

Hal senada disampaikan oleh Drajat ketua panitia pelaksana dalam laporannya menyampaikan bahwa, gerakan pramuka sebagai gerakan kepanduan nasional yang lahir dan mengakar di bumi nusantara merupakan  bagian terpadu dari gerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia untuk membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

usai penyematan tanda pramuka Garuda foto bersama-an

Kegiatan jambore ranting Prajuritkulon tahun 2019 ini dengan tujuan meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, persatua dan kesatuan pramuka penggalang serta memiliki komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan kehormatan pramuka yaitu Try Satya dan Dasa Darma.

Jambore yang berlangsung 3 (tiga) hari berakhir hari minggu nanti kata Drajat, dengan berbagai materi antara lain wawasan kebangsaan, seni budaya, keterampilan kepramukaan, giat KIM, giat tantangan dan ilmu pengetahuan umum.

Print Friendly, PDF & Email