Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Zakaria bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinkes dan Kepala SDN 1,2 , 7 dan 8 memperagakan cuci tangan

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA)  : Dalam rangka merayakan Hari Cuci tangan pakai sabun sedunia tahun 2019, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Zakaria memimpin kampanye cuci tangan pakai sabun. Kedatangan Ketua Tim Penggerak PKK dan Wakil Ketua TP PKK diberikan karangan bunga oleh penari Siswa SDN Balongsari. Pada kesempatan ini kami rombongan Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto  datang kesekolah untuk bersama-sama  membudayakan pola hidup bersih dan sehat dengan budaya Cuci Tangan Pakai Sabun dengan air mengalir ,”ujar Istri Wakil Walikota Mojokerto.

Susilawati, S.Psi, M.Si, Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto melaporkan peringatan Cuci Tangan pakai sabun sedunia

Susilawati, S.Psi, M.Si, Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto melaporkan  bahwa peringatan Cuci Tangan pakai sabun sedunia ditetapkan setiap tanggal 15 Oktober. Tema tahun ini “TANGAN BERSIH UNTUK SEMUA “ artinya semua mempunyai kesempatan untuk melakukan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir termasuk anak-anak sekolah.

Tujuan kampanye cuci tangan menurut Susilawati adalah untuk menurunkan angka kematian anak dan kesakitan akibat penyakit diare yang timbul karena kurang akses air bersih,  sarana sanitasi dan sarana cuci tangan. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir ini merupakan langkah kecil untuk memulai hidup bersih dan sehat.

Kedatangan Ketua Tim Penggerak PKK dan Wakil Ketua TP PKK diberikan karangan bunga oleh penari Siswa SDN Balongsari

 

Perilaku sederhana ini bisa melindungi anak didik dari penyakit diare, saluran pernafasan, kecacingan, tipes dan lain-lain. Oleh karenanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mencuci tangan yang benar sejak dini sehingga perilaku yang sederhana ini bisa melindungi kita dari berbagai penyakit . Ungkap Susilawati.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Zakaria mengajari siswa-siswi cuci tangan yang benar

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Zakaria dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk Kota Mojokerto sudah dilaksanakan oleh PKK Kecamatan dan Kelurahan di Wilayah masing-masing pada hari Selasa 15 Oktober 2019 kemaren, sedangkan pelaksanaan ceremonialnya dipusatkan dibeberapa Sekolah Dasar seperti di SDN Balongsari 1, 2, 7 dan 8 ,   Kamis (24/10/2019). Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto dan Puskesmas.

Selain itu Nur Chasanah mengingatkan pentingnya melakukan PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yakni anak-anak harus konsumsi makanan yang bersih dan sehat di kantin sekolahnya, membersihkan sampah di lingkungan sekolah ,  membrantas jentik nyamuk (PSN di sekolah) dan menggunakan jamban yang bersih dan sehat serta menimbang berat badan secara teratur.

Ketua Tim Penggerak PKK menyerahkan cindra mata berupa bahan cuci tangan kepada masing-masing kepala sekolah SDN Balongsari 1, 2, 7 dan 8

Ketua Tim Penggerak PKK menambahkan bahwa mencuci tangan yang benar tidak cukup pakai air saja, karena kalau pakai air saja tidak membunuh kuman yang ada ditangan, jadi kalau cuci tangan harus menggunakan sabun dan air mengalir. Mengapa kita harus melakukan cuci tangan yang benar , karena kuman dan penyakit tidak terlihat oleh mata kita. Kuman-kuman yang menempel pada tangan dan dapat masuk ke mulut melalui makanan sehingga kita sakit diare, batuk pileg, cacingan, mata merah dan lain sebagainya.

Oleh karena itu anak-anak diingatkan ada waktu-waktu yang sangat penting untuk melakukan cuci tangan pakai sabun yaitu sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, sebelum memegang adik bayi, setelah buang air besar dan setiap kali tangan kita kotor (pegang uang, pegang binatang dll).

Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto bersama Kepala SDN Balongsari 1,2,7 dan 8

Untuk itu hari ini kita akan bersama-sama melakukan cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun dengan air mengalir selama 15 – 20 detik saja. Setelah cuci tangan jangan lupa keringkan dengan lap tangan yang bersih. Semoga kegiatan cuci tangan hari ini dapat dilanjutkan terus dalam kehidupan sehari-hari baik itu di sekolah , di rumah ataupun dimana anak-anak berada. Ajak Nur Chasanah.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Zakaria berharap dengan kegiatan ini dapat menjadikan kebiasaan, budaya dan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya cuci tangan yang benar sejak dini sehingga terwujud “ GENERASI SEHAT, INDONESIA UNGGUL “ harapnya.

Siswa-siswi SDN Balongsari 1,2, 7 dan 8 memperagakan cuci tangan

Pada acara tersebut Ketua Tim Penggerak PKK menyerahkan cindra mata berupa   bahan cuci tangan kepada masing-masing kepala sekolah SDN Balongsari 1, 2, 7 dan 8 . Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Amin Wachid, S.Sos, M.Si, Para pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan,  Kepala Dinas Kesehatan Dra. Cristiana Indah , WW, Apt, M.Si, Kepala Sekolah SDN Balongsaari 1,2,7 dan 8,   Pengurus TP PKK Kota Mojokerto dan Kepala Puskesmas.(yuk).

 

 

Print Friendly, PDF & Email