Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda Kaltim kunjungi kebon kelor di Pulorejo

MOJOKERTO – (GEMA – MEDIA) : Senin (7/10/2019), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto  menerima study tiru  dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda Kalimantan Timur.  Study tiru  ini terkait tentang pengembangan tanaman kelor di Kota Mojokerto.  Study tiru  ini di sambut baik oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, Msi.  Dalam study tiru ini Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda Kalimantan Timur yang berjumlah 2 (dua) orang yakni Moch. Saleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda dan Imam Sholichin bidang Kerawanan Pangan   bersepakat untuk bekerja sama mengenai pembangunan baik di bidang pertanian, peternakan dan perikanan  di kedua Kota Ini.

Penyerahan cindera mata

Maksud dan tujuan Study tiru disampaikan oleh Moch. Saleh  pertama ingin menjalin silaturahmi dengan keluarga besar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, kedua  ingin melihat secara  langsung beberapa program yang telah dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Kota Mojokerto, karena Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda baru berdiri 2 tahun sehingga  kami pandang perlu  mengadakan study tiru  di Kota onde-onde ini khususnya dalam  pengembangan tanaman kelor.

Meninjau kebon kelor di Pulorejo

Dalam acara tersebut Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, Msi.  memaparkan tentang profil Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mulai dari struktur organisasi , adanya klinik pertanian dan klinik hewan (Sekolah2 melakukan penelitian) program pengembangan budidaya perikanan, ketersediaan pangan di Kota Mojokerto. Dijelaskan R. Happy pembangunan pertanian di Kota Mojokerto walaupun Kotanya kecil tetapi masih mempunyai peluang yang terbuka lebar untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan keberagaman konsumsi pangan masyarakat dan pemberian pelatihan hasil pertanian dan perikanan kepada masyarakat bagaimana membuat produk, dan cara menghitung angka kecukupan gizi dalam satu porsi makanan ( pelatihan B2SA) serta mempersiapkan masyarakat untuk mengikuti lomba tingkat Kota / Propinsi.

Foto bersama DKPP Kota Mojokertpo dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda Kaltim

Tanggal 25 September 2019 mengadakan gelar pangan dalam rangka memperingati hari pangan sedunia ke – 39 yang biasanya kita jalan-jalan ke luar Jawa untuk memperkenalkan produk, tetapi tahun 2019  kita rubah gelar pangan di Kota Mojokerto untuk mempromosikan hasil-hasil produk dari Kelompok Wanita Tani agar lebih dikenal oleh masyarakat luas,  Gapoktan, Gapokdakan, dan komunitas riptil. Kegiatan ini ternyata mendapat apresiasi dan Walikota bangga dengan kegiatan tersebut. Oleh karenanya supaya 23 KWT di Kota Mojokerto bangkit kembali  setiap 2 minggu sekali diadakan sambang KWT.

Print Friendly, PDF & Email