Para peserta bersama Sekretaris Diskoumnaker) Kota Mojokerto Drs. Nur Hariyanto,SE , pra pejabat dan Instruktur

Sebanyak 20   orang pencari kerja dan masyarakat   mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan pelatihan ketrampilan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat melalui pelatihan ketrampilan potong rambut (DBHCHT) Tahun 2019 , hari Selasa, (10/09/2019) bertempat di Lembaga Pelatihan Kerja (LPKS) MBE Mojokerto ,  yang diselenggarakan oleh  Diskoumnaker Kota Mojokerto. Hal tersebut dilakukan oleh Diskoumnaker  adalah untuk mengurangi jumlah pengangguran serta Sebagai upaya program peningkatan pemberdayaan masyarakat,

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha  Mikro dan Tenaga Kerja (Diskoumnaker)  Kota Mojokerto Drs. Nur Hariyanto,SE  mewakili Kepala Diskoumnaker  Hariyanto, SE, ketika  membuka Pelatihan mengatakan bahwa Pelaksanaan kegiatan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dengan memberikan pelatihan ketrampilan potong  rambut yang berguna sebagai bekal ketrampilan untuk membuka  salon.

Sekretaris Diskoumnaker Kota Mojokerto Drs. Nur Hariyanto,SE menyematkan tanda peserta

“Kami optimis dengan adanya pelatihan ini  dapat memotivasi peserta  untuk menambah kemampuan sebagai bekal untuk menjadi pengusaha di bidang kecantikan. Warga tidak lagi mencari pekerjaan melainkan menciptakan lapangan pekerjaan,” Ujar Nur Hariyanto.

Pada akhir sambutan Nur Hariyanto menekankan pada peserta pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja dan kegiatan penyiapan tenaga kerja siap pakai untuk segera mewujudkan rencana kerja kegiatan produktif berdasar prioritas yang sebesar-besarnya untuk mengajak masyarakat yang membutuhkan. Tingkatkan sinergitas dan daya saing tenaga kerja dalam menghadapi pasar global dan MEA (Masyarakat Ekonomni Asean).

peserta pelatihan

Seraplah ilmu praktis dari instruktur sebagai bekal peserta pelatrihan untuk memberi contoh di masyarakat, dan bekal peserta untuk mandiri pasca pelatihan dengan membuka wira usaha mandiri. Adapun pelatihan ini diakhiri dengan uji kompetensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang diakui oleh ASEAN di 16 Negara.

Srihartini, S.Sos,M.Si, Kepala Seksi Pelatihan Kerja dan Produktivitas,   menyampaikan maksud pelatihan ini untuk memberikan bekal ketrampilan kepada pencari kerja dan masyarakat serta meningkatkan profesionalisme. Sedangklan tujuannya untuk membekali diri para peserta pelatihan sesuai uji kompetensi yang dipersyaratkan

Susyiani Instruktur menyampaikan materi

Srihartini  , sebagai penyelenggara kegiatan diharapkan  dari Pelatihan yang berlangsung selama 29 (dua puluh Sembilan )  hari terdiri dari  2 hari uji kompetensi  dan 27 hari peserta dibimbing  Instrruktur pelatihan ketrampilan potong rambut Susyiani, Anissa dan Agung Guntoro Wisnu, SE dari Lembaga Pelatrihan Kerja Swasta (LPKS) Betarin dari Madiun yang sudah terakreditasi dan kompetensinya dari Kementrian Ketenagakerjaan sebagai sebagai lembaga Sertifikasi Profesi yang berhak untuk mengadakan uji kompetensi. Semoga  bisa menjadi pribadi yang mandiri. dapat  untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya dan orang lain. Sehingga jumlah pengangguran di Kota Mojokerto  menjadi berkurang kesejahteraan masyarakat meningkat.(yuk).

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email