Walikota Mojokerto terima penghargaan Sinovik Top 99 dari Menpan RB di Semarang-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Penghargaan  terus mengalir diterima oleh Pemerintah Kota Mojokerto, baik program yang bersifat nasional maupun  program inovasi yang bermuatan lokal. Penghargaan yang diterima oleh Walikota Mojokerto dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada kamis, 18/7/2019 di Semarang, atas keberhasilan program inovasi POSKO PAMAN masuk Sinovik Top 99.

POSKO PAMAN adalah kepanjangan dari Program Oke Singkirkan Kesakitan Diare dengan Observasi Pangan Aman, Mencuci Tangan Pakai Sabun dan Air Minum Aman. POSKO PAMAN merupakan inovasi Nur Rachmah, sang Inovator dari UPT Puskesmas Wates.

dari kiri : Kadinkes, Walikota Mojokerto, Ka.UPT Puskesmas Wates dan Inovator-an

Menurut Nur Rachmah, POSKO PAMAN merupakan salah satu wujud upaya promotif dan preventif dibidang kesehatan lingkungan dengan metode pemberdayaaan masyarakat. Kegiatan POSKO PAMAN meliputi 3 (tiga) macam bentuk yaitu keamanan pangan melalui uji pangan aman, penyuluhan cuci tangan pakai sabun dan pengolahan air minum aman yang dilakukan oleh kader.  “POSKO PAMAN bukanlah suatu pogram yang instan, karena  sudah berjalan 3 tahun dan telah dideklarasikan di Kelurahan Wates pada tanggal 28 Kotober 2017 terbukti dapat menekan kesakitan diare dari tahun ketahun terus menurun. “ Terang Nur Rachmah.

Dalam penilaian Sistem Informasi Inovasi Layanan Publik (Sinovik) yang diselenggarakan oleh Kementerian MenpanRb, POSKO PAMAN berhasil masuk Top 99 seluruh Indonsia. Selanjutnya penilaian akan ditingkatkan lagi menjadi Top 45, se-Indonesia, semoga Kota Mojokerto lolos, katanya.

piagam penghargaan dari MenpanRB 2019-an

Atas prestasi tersebut, Walikota Mojokerto HJ.Ika Puspitasare, SE menyampaikan rasa  gembira dan ini merupakan penghargaan bagi masyarakat Kota Mojokerto,ini sebagai bukti Kota Mojokerto mampu bersaing dengan daerah Kab/Kota lain di Indonesia. Program inovasi POSKO PAMAN ini sejalan dengan misi Kota Mojokerto yang pertama yaitu mewujudkan Sumber Daya Manusia berkualitas melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan. “Saya berharap POSKO PAMAN dapat di terapkan di seluruh posyandu,kantin sekolah, pasar traditional, pasar kuliner, harus bebas dari bahan bahan berbahaya karena bahan – bahan berbahaya dalam makanan dan minuman dapat mempengaruhi ketahanan nasional yang berdampak pada loss generation dan kualitas sumber daya manusia.” Kata Ning Ita panggilan akrab Walikota Mojokerto.  Turut serta mendampingi Walikota Mojokerto dalam penerimaan penghargaan, Dra. Cristiana Indah Wahyu, Apt, M.Si Kepala Dinas Kesehatan, Inovator Nur Rachmah dan dr. Citra Kepala UPT  Puskesmas Wates. (an)

Print Friendly, PDF & Email