foto bersama pasca rapat koordinasi bahas Jatim Kominfo Festival-an

SURABAYA – GEMA MEDIA : Mengingat sejarah berdirinya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang notabene reinkarnasi dari Kelompencapir.  Seperti halnya Pekan KIM yang rutin setiap dua tahun sekali diselenggarakan, untuk tahun ini diganti formatnya menjadi Jatim Kominfo Festival (JKF).  Bukan tanpa alasan pergantian model kegiatan tersebut.

Menurut Dra. Aju Mustika Dewi, MM  Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan, melalui JKF ini dapat memperluas ruang gerak kegiatan. Tidak hanya terpaku pada produk KIM seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga terkesan seperti pameran UKM. Namun Jatim Kominfo Festival selain berisi kegiatan yang selama ini sudah ada seperti Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK) dan Festival Pertunjukan Rakyat. Juga akan diramaikan dengan kegiatan lain seperti Pameran Media Humas Pemerintah, Kopilaborasi, Seminar Literasi Digital, Creative Content Workshop, Jambore KIM, Festival Komunitas TIK dan banyak kegiatan lainnya.

Perwakilan Diskominfo Kab/Kota se-Jatim mengikuti rapat koordinasi-an

Semua kegiatan tersebut dilaksanakan dengan maksud untuk meningkatkan kompetensi KIM dan pegiat media sosial di Jawa Timur serta sebagai wadah interaksi dan komunikasi antar seluruh stakeholder di bidang komunikasi dan informatika di Jawa Timur.

Sementara itu Eko Setiawan Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur saat memimpin rapat koordinasi persiapan JKF yang diikuti oleh Dinas Kominfo Kab/Kota se-Jawa Timur menyampaikan bahwa pameran akan dilaksanakan pada tanggal 1-4 Oktober 2019 bertempat di Kabupaten Magetan. Agenda kegiatan hari pertama adalah grand final LCCK yang diikuti empat finalis yaitu KIM  “Surya Harapan” Kabupaten Pasuruan, KIM “Pena” Kabupaten Pacitan,  KIM “Mesem” Kota Surabaya, dan KIM”Anyelir Kejuron Kabupaten Madiun. Pembukaan oleh Gubernur Jawa Timur pada tanggal 2 Oktober 2019 bertempat di Lapangan Indoor Magetan. Sedangkan untuk kegiatan Serasehan dan Whorkshop bagi pengiat KIM dan pegiat Media Sosial bertempat di Mojosemi Forest Park.

Diskominfo Kab. Nganjuk bersama Diskominfo Provinsi foto bareng-an

 

Sigit Sukamto, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi juga menambahkan, untuk pameran stand gratis yang disediakan panitia  berukuran 3 X 3 m  beserta Meja dan Kursi. “Namun jika ada yang menambah ya harus berbayar” katanya. Untuk festival  Pertura, peserta yang ikut terlebih dahulu membuat  video dikirim melalui You Tube. Kemudian di link ke pihak panitia untuk diseleksi. Untuk info lebih detail terkait pameran KIM dan Pertura akan diinfokan lebih lanjut.(an)

 

Print Friendly, PDF & Email