Pembukaan kegiatan Bimtek Sistem Perencanaan Penganggaran Analisa Evaluasi Kemiskinan Terpadu (SEPAKAT)

Achmad Rizal Zakaria Wakil Walikota Mojokerto, Selasa (23/7/2019) membuka kegiatan Bimtek Sistem Perencanaan Penganggaran Analisa Evaluasi Kemiskinan Terpadu (SEPAKAT) tahun 2019 di Gedung Diklat Kota Mojokerto. Dalam sambutannya menjelaskan bahwa salah satu proiritas nasional adalah pengembangan sumberdaya manusia melalui penanggulangan kemiskinan dan perbaikan layanan dasar. Meskipun tingkat kemiskinan di level nasional telah menurun, namun tingkat penurunan dan tantangan yang dihadapi setiap daerah berbeda-beda. SEPAKAT merupakan “sistem informasi yang dirancang sedemikian rupa untuk menghimpun seluruh modul perencanaan, mulai dari analisis, perencanaan penganggaran, sampai level monitoring evaluasi”.

H. Achmad Rizal Zakaria Wakil Walikota Mojokerto, membuka kegiatan Bimtek Sistem Perencanaan Penganggaran Analisa Evaluasi Kemiskinan Terpadu (SEPAKAT)

Tujuan dari Bimtek ini adalah sebagai upaya percepatan penurunan kemiskinan daerah, SEPAKAT membantu khususnya pemerintah daerah dalam melaksanakan analisis, perencanaan, penganggaran pemantauan dan evaluasi yang tepat guna. Bimtek sistem perencanaan penganggaran analisa evaluasi kemiskinan terpadu (SEPAKAT) tahun 2019, di pemerintah Kota Mojokerto, merupakan langkah apresiasi, terhadap Peraturan Presiden Nomor : 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019, terkait strategi penanggulangan kemiskinan, dimana salah satu poinnya mengarahkan terwujudnya pemanfaatan sistem informasi terpadu yang berpihak kepada masyarakat miskin.

Rizal sangat apresiasi dengan kegiatan ini, dan berharap dengan Bimtek ini dapat terwujud adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan bagi Aparatur Kota Mojokerto dalam pemanfaatan Aplikasi SEPAKAT untuk mendukung perencanaan dan penganggaran yang berpihak pada orang miskin serta monitoring dan evaluasi program penanggulangan kemiskinan. Oleh karena itu diharapkan kesungguhan dari peserta, untuk dapat mengikuti Bimtek SEPAKAT ini dengan sebaik-baiknya. Dan dapat bekerjasama dengan segenap panitia juga Narasumber dari BAPPENAS. Dan semoga kegiatan ini akan membawa manfaat yang lebih besar, utamanya bagi peningkatan kompetensi Aparatur di Pemerintah Kota Mojokerto dalam mewujudkan proses perencanaan, penganggaran dan monitoring yang holistik, integratif, tematik dan spasial. Dan disampaikan terima kasih “kepada Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial pada BAPPENAS” atas kerjasamanya dengan Pemerintah Kota Mojokerto.

H. Achmad Rizal Zakaria Wakil Walikota Mojokerto menyematkan tanda peserta

Sementara itu Widaryanto, S.STAT, M.Si dari BAPPENAS mengatakan bahwa SEPAKAT dirancang dengan tujuan mulia, yaitu untuk mengentaskan kemiskinan, hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan angka kemiskinan di Indonesia dapat turun lebih cepat, tentunya perlu kerjasama/dukungan dari masyarakat dan Pemerintah. Dengan adanya SEPAKAT Kota Mojokerto dapat lebih cepat dalam menurunkan angka kemiskinan.

Print Friendly, PDF & Email