Walikota didampingi Wakil Walikota, Ketua DPRD dan Wakil ketua DPRD Kota Mojokerto-an

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Penyampaian penjelasan Walikota Mojokerto Hj Ika Puspitasari SE, penyampaian dan perencanaan walikota atas rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) tahun 2020 dan penyampaian rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) rencana anggaran 2020.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto Febriana Meldyawati, SH di ruang DPRD Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada No.145 Kota Mojokerto. Yang di hadiri oleh, anggota DPRD Kota Mojokerto, jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Mojokerto. Senin, (22/07/2019).

Penyampaian KUA dan PPAS Oleh Walikota Mojokerto Hj Ika Puspitasari, SE.-an

Ning Ita Sapaan akrab Walikota Mojokerto menyampaikan, rencangan KUA dan PPAS merupakan penentuan anggaran dalam satu tahun anggaran. Salah satu tahapan dalam penyusunan APBD adalah penyusunan KUA, pendapatan dan belanja daerah  sebagaimana yang diamanatkan pada pasal 310 ayat 1 UU 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, dan pasal 89 PP No 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah yang mengamanatkan bahwa, kepala daerah menyusun rancangan KUA dan rancangan  PPAS berdasarkan RKPD dengan mengacu pada pendoman penyusunan APBD.

“Penyusuan rancangan KUA 2020 dilakukan melalui proses analisis teknokratik,  dengan berdasar pada Peraturan Daerah No.10 Tahun 2019 tentang RPJMD Kota Mojokerto tahun 2018-2023 dan Peraturan Walikota No.55 Tahun 2019 tentang RKPD Kota Mojokerto Tahun 2020, selain itu juga memperhatikan kebijakan pembangunan Nasional dan pemerintah daerah provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Mengingat rencana pembangunan berpedoman penyusunan APBD antara lain memuat pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan pemerintah dengan pemerintah daerah. Rancangan KUA  memuat Kondisi ekonomi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, kebijakan pembiayaan daerah dan Strategi pencapaiannya.

Anggota DPRD Kota Mojokerto dan Kepala OPD dan jajaran Camat dan Lurah di Kota Mojokerto.-an

Lebih lanjut Ning Ita menambahkan, untuk rancangan PPAS memuat penentuan skala prioritas pembangunan daerah, penentuan skala prioritas program masing-masing urusan, penyusunan plafon anggaran sementara untuk masing-masing program/kegiatan. “Kesemua rancangan KUA dan PPAS tersebut harus memuat langkah-langkah kongkrit dalam mencapai target yang diharapkan,” imbuhnya.

Maka arah kebijakan keuangan daerah tahun 2020 difokuskan pada pemerataan dan kualitas infrastruktur, peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan pasar, sanitasi layak, serta melanjutkan pembangunan pusat ekonomi baru dengan tetap memperhatikan daya dukung dang kelestarian lingkungan hidup. “Kesemua itu untuk mewujudkan visi Kota Mojokerto yang mempunyai daya saing, mandiri, demokrasi, adil makmur, dan sejahtera,” pungkasnya. (Jen/an)

Print Friendly, PDF & Email