Pembukaan sosialisasiLembaga Keuangan Mikro (LKM)

Lembaga Keuangan Mikro (LKM), adalah salah satu penyanggah ekonomi nasional yang tahan uji di berbagai krisis. Oleh karena itu, perlu adanya dorongan dari pemerintah agar Lembaga Keuangan Mikro yang ada di Kota Mojokerto khususnya dapat membantu peran pemerintah untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Di wilayah Kota Mojokerto, banyak berkembang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang membutuhkan permodalan, namun belum bisa mengakses Lembaga Keuangan Formal, karena belum berbadan hukum dan memiliki ijin usaha. Maka melalui Bidang Perekonomian Setdakot, Jumat (28/6/2019) telah dilaksanakan Sosialisasi LKM di Pendopo Graha Prajawijaya yang di ikuti 50 orang Pelaku Usaha/Pengurus LKM di wilayah Kota Mojokerto. Dengan menghadirkan Narasumber Budiono dari Kantor Regional 4 (OJK) Jawa Timur, dan Sugiono dari Biro Administrasi Perekonomian Provinsi Jawa Timur.

Harlistyati, SH, M.Si Sekretaris Daerah Kota Mojokerto membuka sosialisasi LPM

Harlistyati, SH, M.Si Sekretaris Daerah Kota Mojokerto dalam sambutan pengarahannya pada Pembukaan Sosialisasi Lembaga Keuangan Mikro menjelaskan bahwa Pemerintah telah mengeluarkan beberapa paket kebijakan ekonomi yang diharapkan dapat mengatasi dan menahan kondisi agar kita tidak terjatuh dalam krisis ekonomi. Untuk memperkuat fondasi perekonomian, salah satu fokus paket kebijakan pemerintah adalah kebijakan yang lebih ramah terhadap sektor riil, termasuk meningkatkan keberpihakan terhadap upaya pengembangan dan legalitas Badan Hukum LKM (Lembaga Keuangan Mikro) Kota Mojokerto perlu dikedepankan, sehingga sirkulasi pengelolaan keuangan bisa dipertanggung jawabkan sesuai aturan yang berlaku.

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) merupakan suatu lembaga yang terbentuk dengan tujuan memberikan pelayanan dalam pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, lembaga keuangan ini dalam pemberian pinjaman atau pembiayaan kaitannya dengan usaha yang bersekala mikro. Sejalan dengan salah satu misi Pemerintah Kota Mojokerto adalah untuk mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah, Harlis mengapresiasi inisiatif bagian perekonomian Setda Kota Mojokerto yang memfasilitasi penyelenggaraan sosialisasi LKM dan diharapkan para pengelola LKM paham dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar tidak keluar dari ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah, dan bisa mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat melalui pengembangan LKM di Kota Mojokerto.

peserta sosialisasi LPM

Menurut Ani Wijaya, SE, MM. PLT Kabag Perekonomian Setda Kota Mojokerto, maksud dan tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman kepada para peserta sosialisasi tentang Undang-undang Nomor 1 tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro dan Aturan di bawahnya, mensinergikan upaya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat/UMKM di wilayah Kota Mojokerto. (Sef/yuk).

Print Friendly, PDF & Email