Foto bersama Pasca FGD bahas Draf Perwali RAD- TBC-an

MOJOKERTO -GEMA MEDIA :  Kasus penyakit Tuberkolusis (TBC) di Kota Mojokerto masih dibilang tinggi, bahkan cenderung meningkat.  Untuk ini menjadi perhatian semua pihak tidak terkecuali lembaga swasta dan Ormas.  PD. Aisyiyah Kota Mojokerto misalnya, tiga tahun terakhir ini telah bekerjasama dengan Global Fand (GF) konsen program penanggulangan penyakit menular tersebut.

Masalah penanggulana penyakit TBC dan yang penyakit lainnya bukan hanya tanggungjawab Pemerintah saja, akan tetapi dibutuhkan peran serta masyarakat/Ormas dan juga pihak swasta / dunia usaha. Untuk mempercepat eliminasi TBC, diperlukan regulasi  guna memberikan kepastian hukum. Untuk ini PD Aisyiyah Kota Mojokerto telah menginisiasi diterbitkannya Peraturan Walikota Mojokerto tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TBC.

Para peserta FGD-an

Sebelum Perwali tersebut diterbitkan, telah  dilakukan Forum Group Discussion (FGD) bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Mojokerto. FGD kali ini diikuti oleh para dokter di Jajaran Dinas Kesehatan, PD Aisyiyah Kota Mojokerto, para kader  TBC, akademisi, Forum Kota Mojokerto Sejat  dan pakar hokum.

Sudarmi ketua PD Aisyiyah Kota Mojokerto dalam sambutannya menyampaikan maksud Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TBC Kota Mojokerto adalah untuk mempercepat pencapaian tujuan eliminasi TBC, dan bentuk komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam penanggulangan TBC. Perwali ini dijadikan sebagai acuan dan pedoman bagi Pemerintah Daerah Kota Mojokerto dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan komitmen kepemimpinan dalam upaya Penanggulangan TBC di Kota Mojokerto.

Para Narasumber dari kiri Bappeko, Dinkes, Bagian Hukum dan PD Aisyiyah-an

Iswahyudi dari Bagian Hukum Pemkot Mojokerto menyampaikan bahwa, mekanisme penyusunan Perwali jelas berbeda denga Perda.  Namun demikian ada hal yang sangat penting diterbitkannya Perwali tentu memberikan nilai kepastian hukum.  “Norma-norma apa yang akan dituangkan dalam perwali, siapa saja para pihak yang akan melakukan aksi dan aksi apa yang akan dilakukan. Apa sanksinya jika terjadi pelanggaran atau hal-hal diluar ketentuan, dan lain sebaginya” kata Yudi (an)

 

Print Friendly, PDF & Email