Para Narasumber didampingi Taruna-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Kabar gembira bagi warga kota Mojokerto utamanya yang hendak mudik tidak perlu kawatir dengan barang berharga anda. Pihak Polres dan Polsek  menerima titipan barang dan  kendaraan bagi warga yang hendak mudik. Layanan ini diberikan kepada masyarakat secara gratis agar dapat menikmati lebaran dengan aman, dan nyaman serta bahagia bersama keluarga.  Hal itu disampaikan oleh Ipda Matheus  Jaka Iswantara, SH,MH  selaku Narasumber dalam acara talkshow di Radio Gema Fm. 90,5 M,Hz pada selasa 28/5/2019.

Talkshow dalam rangka sosialisasi Operasi Ketupat Semeru 2019, diharapkan dapat menjaga rasa nyaman warga Kota Mojokerto .” pihak kepolisian berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang hendak mudik hingga balik saat lebaran” katanya. Selain itu pihak Polresta sudah menyediakan 8 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan.  Masyarakat dapat memanfaatkan pos pelayanan saat hendak melakukan prjalanan mudik, saat merasa kecapekan bisa istirahat di rest area yang sudah disediakan oleh phak kepolisian.  Pada rest area juga tersedia tukang pijat, tenaga  medis dan yang lainnya apabila warga membutuhkan. Pesan saya “ kalau saat pengemudi merasa kelelahan apalagi ngantuk sebaiknya istirahat dulu untuk menghindari terjadinya laka lantas” terang Jaka.

Kemal sang Moserator (berdri) dengan Narasumber dan Taruna-an

Selama operasi ketupat semeru 2019, untuk menghindari kemacetan di kawasan baypas, pihak Polresta memberikan 4 jalur alternatif kendaraan dari arah Surabaya – Jombang atau sebaliknya dari arah barat ke Suabaya.

Talkshow  selama 60 menit dipandu moderator Kemal, menghadirkan  narasumber lainnya, Moch. Zaini, A.Md. LLAJ, ST Kepala bidang Pengendalian Operasiomal pada Dinas Perhubungan Kota Mojokerto. Pada kesempatan tersebut Zaini mengingatkan kepada warga masyarakat terutama pemilik angkutan umum.  Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubunan Nomor 37 Tahun 2019 tentang Pengaturan Lalu Lintas pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019. Tujuan dari Peraturan ini adalah untuk pembatasan operasional terhadap mobil barang dan penutupan unit pelaksana  penimbangan kendaraan bermotor.

Mobil barang yang dimaksud adalah mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan dan kereta gandengan.  Pembatasan operasional dimulai tanggal 30 Mei 2019 pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 2 Juni 2019 pukul 24.00 WIB dan tanggal 8 Juni 2019 pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 10 Juni 2019 pukul 24.00 WIB. Pembatasan operasional tersebut berlaku di ruas jalan tol. Namun demikian pembatasan tersebut dikecualikan bagi mobil barang yang mengangkut bahan bakar minyak, bahan bakar gas, barang ekspor impor dari pelabuhan, air minum dalam kemasan,ternak pupuk, hantaran pos dan uang,dan bahan-bahan pangan atau sembako.mobil barang terseut harus dilengkapi dengan surat muatan.

Pesan Zaini “ untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan lancar, aman, selamat sepanjang perjalanan hendaknya melengkapi surat-surat kendaraanya dan memastikan kendaraannya juga aman” pungkas Zaini. (an)

 

Print Friendly, PDF & Email