MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Dalam proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, sempat diwarnai protes dari saksi salah satu caleg DPRD Kota Mojokerto.

Acara rekapitulasi hasil penghitungan suara yang digelar oleh KPU Kota Mojokerto di Aula Damar Wulan, Hotel Raden Wijaya, Kota Mojokerto, Senin (29/4/2019), awalnya berjalan dengan lancar. Namun saat proses rekapitulasi menginjak pada penghitungan suara untuk DPRD Kota Mojokerto Dapil I Magersari, terjadi aksi protes.

Aksi protes dilakukan oleh salah satu saksi caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Mojokerto. Menurut Komisioner KPU Kota Mojokerto Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Tri Widya Kartikasari, SP, menyampaikan bahwa pada dasarnya tidak ada kendala dan proses terhenti.

“Bukan terhenti, namun ada aspirasi dari salah satu caleg PDIP yang mana dibeberapa TPS ada ketidaksesuaian jumlah suara yang tertulis pada C1 rekap kawan-kawan PPK dengan DAA dan DA nya,” kata Widya.

Widya juga menjelaskan, ada tiga TPS di wilayah Kelurahan Magersari dan Kelurahan Wates yaitu TPS 06, 09 dan 11, dimana pada TPS tersebut, suara salah satu caleg PDIP (Nunuk Suryani. red) memperoleh satu suara.

“Ada kesalahan dalam menginput data yang ada pada DAA dan DA nya kawan-kawan PPK. Akhirnya kita ambil kesepakatan untuk membuka plano dan memang betul bahwa caleg yang bersangkutan mendapatkan satu suara,” paparnya.

Dengan adanya perbaikan suara karena salah input tersebut, suara caleg PDIP, Nunuk Suryani, bertambah satu sehingga menjadikan selisih dua suara dengan Caleg PDIP yang lain, Sunarto yang mendapatkan 1.275 suara.

Selain dari Partai PDI-P, ada juga kasus yang sama terjadi pada Partai Gerindra dan Partai Kesatuan Bangsa (PKB). Dua partai ini juga menyoal prihal yang sama, yaitu ketidak sesuaian jumlah suara yang ada pada C1 dan DAA serta DA.

“Semua sudah selesai setelah kita membuka plano dan tidak ada masalah lagi. Semua pihak sudah menerima keputusan tanpa ada protes yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Secara umum, Rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat Kota tidak ada lagi masalah. Kesalahan input yang terjadi telah terselesaikan dengan kesepatan bersama untuk membuka plano C1.(Ron/At)

Print Friendly, PDF & Email