Pembukaan pada kegiatan Sosialisasi Sistem Pendampingan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pornografi

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kebanyakan hanya dipahami pada kekerasan fisik saja, padahal kekerasan dalam lingkup rumah tangga lebih dari itu dan banyak jenisnya, lingkup dari kekerasan dalam rumah tangga bukanlah sekedar suami, istri, anak tetapi termasuk orang yang tinggal dan beraktivitas dalam rumah tersebut, seperti mertua, pembantu dan sopir. Kegiatan dilaksanakan Selasa (23/4/2019)di Gedung PKK Kota yang di ikuti 100 orang dari Kecamatan Prajuritkulon.

Moch. Imron, S.Sos, MM Kepala Dinas P3A-KB dalam sambutan Pembukaan pada kegiatan Sosialisasi Sistem Pendampingan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pornografi tahun 2019 mengatakan bahwa di era globalisasi sekarang ini orang tua dituntut untuk lebih meningkatkan pengawasannya terhadap perkembangan/pendidikan/pergaulan anak-anaknya terutama anak yang menginjak remaja (masa transisi), karena dimasa seperti ini anak-anak masih memerlukan pendampingan/pengarahan dari orang tua agar tidak salah arah, orang tua harus benar-benar memperhatikan dengan siapa anak kita bergaul, kemana anak kita bermain, karena anak sekarang lebih senang bermain dan berintegrasi dengan teknologi, sebagai orang tua harus benar-benar memahami/mengetahui apa saja yang dilakukan anak-anak kita diluar sana, jangan sampai terlena dengan namanya teknologi, karena teknologi bisa berdampak positif juga ada yang berdampak negatif, terutama jika mereka masih di bawah umur, disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan. Untuk mendidik anak agar dapat menjadi generasi yang baik dan berkualitas, orang tua harus mengadakan komunikasi dengan anak dengan baik, jangan sampai anak-anak terus-terusan menggunakan Gadget sejak dini, pilihlah tayangan atau media yang tepat dan aman untuk anak, dan sebagai orang tua harus mamantau lingkungan baik di dunia maya maupun disekitarnya.

narasumber Yosi Noflan Motivator menyajikan materi

Menurut Rosa Maria Supriyawati, SE Kasi PKEPA maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta untuk memberikan perlindungan perempuan dan anak yang diperuntukkan bagi seluruh perempuan dan anak korban diskriminasi dan kekerasan di Kota Mojokerto yang meliputi, pencegahan, penyediaan layanan dan pemberdayaan. Kegiatan kali ini menghadirkan Narasumber : Triyono Yulianto, SH, MH Kepala Seksi Tindak Pidana Umum dan Yosi Noflan Motivator dari Sidoarjo. (Sef/yuk)

Print Friendly, PDF & Email