Hendrikus Ketua PPS Wates bersama anggota sedang Rekapitulasi di Kecamatan Magersari-an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Pemiihan Umum tahun 2019 sungguh sangat melelahkan. Setidaknya hal ini dirasakan oleh penyelengara  Pemilu, baik itu di jajaran KPU maupun Bawaslu demikian juga dengan saksi peserta  Pemilu yang harus menunggu sampai selesai.  Lepas dari waktu persiapan, hari pemungutan suara tepatnya rabu, 17 April 2019 kemarin, hingga penghitungan ditingkat TPS para petugas KPPS selaku penyelenggara di TPS meraskan kelelahan. Demikian juga dengan PPS yang bertanggungjawab tingkat Kelurahan, PPK yang bertanggungjawab tingkat Kecamatan dan KPU sendiri yang bertanggungjawab tingkat Kota.

Kelelahan itu disebabkan karena panjangnya waktu untuk menyelesaikan Pemungutan dan Penghitungan Suara untuk 5 (lima) Pemilu sekaligus. Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu DPR RI, Pemilu DPD, Pemilu DPRD Provinsi dan Pemilu DPRD Kab/Kota. “ saya tidak tidur 2 (dua) hari 2 (dua) malamkarena harus mendampingi KPPS yang mengalami kesulitan. Berangkat pagi hingga pagi dan pagi lagi” kata Hendrikus Ketua PPS Kelurahan Wates saat cerita pada temannya.

Para saksi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, saksi calon DPD dan Partai politik serta Panwascam saat pembukaan Rekapitulasi Penghitungan suara di Kecamatan Magersari-an

Lanjut kisah Hendrik, baru istirahat beberapa jam kini harus melaksanakan Rekapitulasi di tingkat Kecamatan Magersari, sabtu 20/4/2019. Kelurahan Wates sebanyak 59 TPS dengan 5 Pemilu berarti PPS Wates harus membacakan hasil perolehan suara sebanyak 295 kotak dengan estimasi waktu bisa 3 (tiga) hari jika tanpa istirahat. “ sungguh sangat melelahkan, namun tetap semangat demi suksesnya gawe Nasional Bangsa Indonesia” katanya.

Pengalaman ini juga dirasakan oleh  seluruh penyelenggara terutama di Kota Mojokerto, namun tidak membuat mereka jera untuk melakukan tugas Negara ini. Mereka bangga dapat ikut membantu pemerintah dalam penyelenggaran Pemilu kali ini. Banyak hal yang diatur dalam Pemilu kali ini  mulai dari tata cara mencoblos, menghitung dan membuat laporan. Jujur diakui oleh teman-teman KPPS cara mengisi berita acara berikut sertifikat hasil dan lampiran form C1 KPU yang berisi perolehan suara sah dan tidak sah, ini membutuhkan waktu yang sangat lama,  disamping harus hati-hati yang ditulis,  juga banyak rangkapnya antara 6 sd. 20  set setiap pemilu jika saksi hadir semua.  Setiap sampul dan cara memasukkan ke kotak  ada aturanya. Sehingga wajar jika ada penulisan yang terbalik, karena kondisi ngantuk berat, bahkan tidak sedikit para saksi meninggalkan TPS sebelum penulisan berita acara selesai.

Print Friendly, PDF & Email