Ketua KPU Mojokerto dan Walikota Mojokerto bersama forkopimda memberangkatkan logistik pemilu

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – H-1 menjelang pemungutan suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mojokerto mulai mendistribusikan logistik pemilu ke seluruh PPS se-Kota Mojokerto.

Pemberangkatan logistik pemilu ini dilakukan oleh Walikota Mojokerto bersama Ketua KPU Kota Mojokerto dan disaksikan oleh jajaran forkopimda Kota Mojokerto serta Bawaslu Kota Mojokerto.Logistik pemilu diberangkatkan dari gudang KPU Kota Mojokerto di Jalan Benteng Pancasila No. 9, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (16/4/2019).

Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin mengatakan bahwa pengiriman logistik pemilu 2019 dilaksanakan pada hari ini atau H-1 dengan pertimbangan luas wilayah Kota Mojokerto yang kecil.”Distribusinya nanti langsung ke masing-masing kelurahan dan insyaallah tidak sampai sore nanti sudah selesai terdistribusikan semua,” kata Amin.

Ketua Bawaslu saat menyaksikan pembakaran surat suara rusak.

Dari pengalaman pilkada tahun kemarin, pendistribusian logistik pemilu khususnya di Kota Mojokerto juga dilakukan pada H-1 sebelum pencoblosan. Setelah itu, keesokan harinya baru didistribusikan ke masing-masing TPS.”TPS di Kota Mojokerto sejumlah 430 ditambah 3 TPS tambahan yang berada di Lapas, jadi keseluruhan TPS adalah 433 TPS,” imbuhnya.

Sebelum melakukan pendistribusian logistik pemilu, KPU Kota Mojokerto juga melaksanakan pemusnahan surat suara rusak. Kurang lebih 200 surat suara rusak  yang terdiri dari hampir semua surat suara pemilihan, dari surat suara pilpres hingga DPRD Kota.”Sesuai dengan undang-undang, dinyatakan rusak jika memenuhi kriteria. Seperti kertas mengkerut, sobek bahkan terjadinya degradasi warna pada surat suara tersebut,” paparnya.

Untuk kekurangan surat suara, Ketua KPU Kota Mojokerto mengakui adanya kekurangan tersebut. Namun semua sudah dipenuhi oleh KPU RI melalui KPU Provinsi dan sudah tidak ada persoalan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Ulil Abshror, S.Pd.I, yang juga turut hadir menyaksikan pendistribusian logistik pemilu, menyampaikan bahwa prosedur pelaksaan pendistribusian ini sudah tepat.

“Dalam aturan pelaksanaan pergeseran logistik dari KPU ke Kelurahan memang harus diawasi oleh bawaslu. Hari ini kita diundang untuk menyaksikan pelaksanaan tersebut dan kami melihat proses yang dilaksanakan oleh KPU sudah benar dan tepat,” pungkasnya. (Ron/yuk).

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email