Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, Msi, memberikan pengarahan

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto,  Jum’at pagi (12/04/2019) melakukan sambang ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek   berlokasi di lingkungan Sinoman Kelurahan Miji  Kecamatan Kranggan. Ikut hadir dalam acara tersebut Sekretaris DKP2,  para Kabid, Kasi  di DKP2, Lurah Miji,   Pranata Humas Diskominfo,  para penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, Ketua dan anggota KWT Anggrek.

Lurah Miji Sunanto, SH, memberikan sambutan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, Msi, dalam sambutannya mengapresiasi sebuah inovasi KWT Anggrek  yaitu untuk melatih kejujuran,kepedulian serta rasa memiliki antara satu sama lain, di KWT Anggrek , membuat program kaleng kejujuran  untuk setiap petik sayur  uangnya dimasukkan ke kaleng kejujuran   Program ini diadakan mulai tahun 2016.Dan  dirintis langsung oleh Nurul Ketua KWT Anggrek bersama-sama anggotanya. Hasil uangnya akan dipergunakan untuk memelihara dan merawat kembali tanaman sayur, yang nantinya bisa bermanfaat bagi para anggota KWT Anggrek. Budaya kebun  kaleng Kejujuran harus dikembangkan diseluruh KWT Se Kota Mojokerto.

Untuk mempercepat  produksi dan perbanyakan benih berkualitas menjadi salah satu program prioritas dari DKPP. Dan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas komoditas tanaman pangan DKPP menyediakan bibit papaya California, sawi dan brokoli yang siap ditanam. Silahkan KWT Anggrek bersurat ke DKPP untuk mendapatkan bantuan  berbagai benih varietas unggul. Demikian juga  Sebagai langkah mengantisipasi kekeringan  pada musim kemarau, KWT Anggrek meminta bantuan  pompa . Hal ini sebagai antisipasi dalam mengatasi kekeringan.

Nahnu Muksim Ketua RW 01 Lingkungan Sinoman menyampaikan permasalahan KWT Anggrek

Saat ini sumber daya petani juga terus menurun. Banyak kalangan muda yang lebih memilih untuk berkarier di bidang lain. Umumnya mereka yang terjun dalam pertanian dan perkebunan tinggal generasi tua. Kalaupun toh ada generasi muda, jumlahnya sangat terbatas. Seiring dengan permasalahan tersebut, berbagai upaya dilakukan, oleh DKPP Kota Mojokerto  termasuk pengembangan sistem pertanian modern yakni dipinggir jalan sawah diberdayakan tanaman bunga sehingga dapat memikat para pemuda pertama untuk selfi selanjutnya pemuda mau kembali ke sawah mengolah padi, hal tersebut sudah dilakukan di Kelurahanan Prajurit Kulon dan Kelurahan Gunung Gedangan.

Print Friendly, PDF & Email