Ketua Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Islam dan Sosial (PPPIS) Arrosyid menyerahkan potongan tumpeng kepada ketua komite

Dalam rangka Persiapan USBN-BK dan Milad Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Islam dan Sosial (PPPIS) Arrosyid ke 19, Jumat (5/4/2019) bertempat di Halaman Kampus Arrosyid telah dilaksanakan peringatan Isra’ Mi’raj dan do’a bersama yang di ikuti oleh seluruh peserta didik Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Islam dan Sosial Arrosyid dan para orang tua walimurid.

Ir. Drs. H. Soelistyo Pribadi, MM Ketua Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Islam dan Sosial Arrosyid dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai media untuk bersilaturrahmi dengan berbagai komponen pendidik, walimurid dan warga sekitar.  Untuk kelas VI yang akan mengikuti ujian, mari kita do’a kan bersama-sama, agar nanti dapat melaksanakan ujian dengan baik.

Ketua PPPIS memberangkatkan jalan santai

Dengan diawali do’a dan niatan yang tulus akan menghasilkan nilai yang baik pula. Dijelaskan pula bahwa lulusan PPPIS untuk TK ditargetkan sudah hafal surat-surat pendek dan surat yasin, sedangkan untuk lulusan SD-Plus harus hafal Asmaul Khusnah dan Juz Amma (Juz 30). Dan diharapkan pula setelah lulus dari PPPIS yang masuk kejenjang lebih tinggi harus tetap melaksanakan ajaran-ajaran yang telah diajarkan di sekolah seperti sholat, dan kegiatan lainnya, dan kalau mungkin harus lebih ditingkatkan. Selesai sambutan dilaksanakan potong tumpeng oleh Ketua PPPIS diberikan kepada Ketua Komite.

Milad kali ini dilaksanakan dengan berbagai lomba-lomba serta sekaligus Peringatan Isra’ Mi’raj dengan menghadirkan Ustadz Moch. Buchori Prasetiyo, dalam tausiyahnya menjelaskan tentang pentingnya mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita berupa kesehatan, karena dengan kesehatan kita bisa melaksanakan hal-hal yang baik pula. Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW atas perintah Allah SWT yang ditempuh dalam waktu semalam, dengan didampingi Malaikat Jibril, pada saat Nabi Muhammad dalam keadaan sedih karena ditinggal wafat oleh orang-orang yang dicintainya. Isra’ adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad dari bumi menuju langit ketujuh, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha.

peserta isro’ miroj’

Pada peristiwa Isra’ Mi’raj adalah kedua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah dia mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Ada 3 hal yang harus kita perhatikan agar anak-anak kita bisa jadi baik dan taat kepada orang tua, diantaranya senantiasa patuh kepada orang tua dan guru-guru kita, senantiasa menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, karena jika yang masuk makanan haram, akan menimbulkan anak sulit diajak berbuat baik, dan kita harus berikhtiar dan tawakkal kepada Allah. Kita harus dapat mengambil hikmah dari pada peringatan Isra’ Mi’raj, kita harus bersabar dalam menerima cobaan dan sholat 5 (lima) waktu sebagai cermin hidup kita, sholat sangat penting, sholat yang utama dan pertama. Sebelum mengakhiri tausiyahnya Ustadz berharap waspada terhadap pendidikan putra-putrinya terutama dalam pengawasan penggunaan teknologi.

Sementara menurut Khusnul Iftita, S.Pdi Ketua Panitia tujuan dilaksanakan kegiatan : Mensyukuri nikmat dan rahmat atas karuniaNya sehingga Arrosyid dapat tetap eksis dan lebih maju, Memberikan semangat islam kepada peserta didik, menumbuhkan sikap kemandirian siswa, sebagai media untuk bersilaturahmi dengan berbagai komponen pendidikan, walimurid dan warga sekitar Kelurahan Wates. Dengan dilaksanakan berbagai lomba diantaranya : Lomba mewarnai, lomba membaca surat pendek, membaca Al Qur’an, membaca puisi, lomba kebersihan, Istighosah dan kirim do’a bersama, dan dilaksanakan jalan santai yang dilaksanakan Sabtu (6/4/2019) yang diberangkatkan dari halaman PPPIS. (Sef/yuk).

Print Friendly, PDF & Email