Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, memberikan sambutan

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Untuk mendukung pencapaian produksi komuditas pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menggelar Sosialisasi Pembangunan Sarana DAK Pertanian. Kegiatan tersebut  dalam rangka kegiatan koordinasi pelaksanaan pengendalian pembangunan ketahanan pangan tahun 2019, Senin (8/4/2019) bertempat ruang pertemuan  DKPP, Jalan Suromulang Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon.  Hadir dalam acara tersebut Ir. Khoirul Anam, M.Si, Kepala Bidang Pertanian, Diah Susanti, SP, M.Si, Kasi Sarana Prasarana dan Penyuluhan Pertanian dan Sujono, S.Sos, MM, Kasi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Fasilitator, Ketua dan anggota Kelompok Tani berasal dari 3 (tiga) Kelurahan yang memiliki perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dari Kelurahan Pulorejo, Kelurahan Blooto dan Kelurahan Prajuritkulon.

Acara dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si, dalam sambutannya mengatakan  bahwa sosialisasi ini dilaksanakan salah bentuk koordinasi dan komunikasi DKPP dengan Ketua Kelompok tani dan anggota serta fasilitator agar program tersebut menghasilkan komitmen yang selanjutnya ada peran serta semua pihak.

peserta berdialog dengan KA. DKPP

kegiatan tersebut akan  berupa pembuatan pembangunan irigasi air tanah dangkal 1 paket, pembangunan dam parit 1 paket,  dan pembangunan jalan usaha tani 3 Km. Tentunya pembangunan tersebut merupakan bagian penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sehingga perlu terus untuk dikembangkan dan ditingkatkan dalam mendukung tercapainya produksi komunitas pertanian dan meningkatkan sarana dan prasarana insfrstruktur pertanian.

Diharapkan bagi Ketua Kelompok tani dan anggota kelompok tani serta  fasilitator lebih memahami dan melaksanakan kegiatan dengan amanah terutama fasilitator agar benar-benar melakukan  pengawasan terhadap pembangunan sarana dan prasarana yang dibangun. Saat pelaksanaan pembangunan sebaiknya dipasang papan kegiatan sehingga masyarakat dapat mengetahui. Untuk tenaga kerja diambilkan dari wilayah setempat lebih bagus karena ikut memiliki ,  sehingga hasil dari pembangunan tetap terjaga kualitasnya dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Ir. Khoirul Anam, M.Si, Kepala Bidang Pertanian memberikan pengarahan

Ir. Khoirul Anam, M.Si, Kepala Bidang Pertanian menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi DAK Pertanian, untukmenyediakan infrastruktur yang memadai, mendukung pencapaian produksi komuditas pertanian, mendukung peningkatan nilai tambah komoditas pertanian, mebningkatkan kinerja penyuluh pertanian dan pemberdayaan kelompok tani dan membangun rasa memiliki terhadap infrastruktur pertanian yaitu jaringan irigasi, dam parit dan jalan usaha tani. Dan Semua  usulan dikoordinasikan dengan warga / tokoh masyarakat setempat. Tanah harus bersertifikat supaya dikemudian hari tidak ada masalah. Dan apabila ada usulan yang belum tersampaikan dalam acara tanya jawab dapat dicatat dan disampaikan ke penyuluh pertanian agar persoalan dipangan dapat terselesaikan sehingga ketahanan pangan meningkat dan menambah kesejahteraan masyarakat.(yuk).

Print Friendly, PDF & Email