Pembukaan Desiminasi Langkah Strategis Pemerintah

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Manusia dilahirkan di dunia sudah berada pada suatu lingkungan hidup tertentu. Lingkungan hidup merupakan bagian mutlak yang tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Terlebih manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling tinggi kedudukannya dari pada makhluk-makhluk yang lainnya. Manusia sebagai kholifah Tuhan di muka bumi memegang peranan yang sangat penting untuk menjaga ekosistem di muka bumi. Manusia hidup secara berdampingan dengan semua tentu menjadikan sebuah tanggung jawab dalam menjaga keseimbangan guna tercapainya kelestarian lingkungan hidup. Menjaga kelestarian lingkungan hidup harus dilakukan pada seluruh komponen kehidupan manusia. Aktivitas perekonomian, industrialisasi, pemukiman, hingga gaya hidup modern, harus tetap menjaga lingkungan dan meminimalisir adanya resiko kerusakan. Namun kenyataannya masih banyak manusia yang tidak memahami tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Berbagai aktivitas sehari-hari yang dilakukan secara sadar atau tidak sadar manusia banyak yang melakukan berbagai kegiatan merusak lingkungan.

Peserta Desiminasi Langkah Strategis Pemerintah

Heru Tri Yuwono, SH Sekretaris Balitbang Kota Mojokerto dalam sambutan Pembukaan Desiminasi Langkah Strategis Pemerintah Kota Mojokerto mendapatkan Adipura tahun 2017, didampingi Kabid dan Narasumber mengatakan untuk menjaga lingkungan agar tetap nyaman dan lestari maka masalah kebersihan lingkungan dan ketersediaan ruang terbuka hijau harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan.

Untuk membahas kerentanan lingkungan, hal ini lebih banyak dijumpai pada situasi lingkungan perkotaan, dimana faktor manusia merupakan penyumbang terbesar terhadap kerusakan lingkungan, dengan jumlah penduduk perkotaan yang padat akan berdampak pada tekanan lingkungan. Untuk terciptanya pengelolaan lingkungan hidup yang bersih, teduh dan berkelanjutan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melahirkan suatu Program yaitu Penghargaan Adipura untuk dorongan terhadap Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik di bidang lingkungan hidup, yang diberikan terhadap Kabupaten/Kota yang dinyatakan berhasil dalam pengelolaan lingkungan hidup perkotaan sebagai kota terbersih dan teduh.

Demi mewujudkan cita-cita dan harapan tersebut, masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, harus mampu bangkit melakukan pembenahan dan perubahan dalam aktivitas nyata, yakni dengan menghidupkan kegiatan-kegiatan yang merupakan ciri karakter dan budaya masyarakat dengan keterlibatan semua pihak, karena secara sub ordinat kepedulian masyarakat dan pemerintah daerah memiliki kepentingan yang sama dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup. Dimana kualitas lingkungan hidup yang baik, secara otomatis memberikan peluang untuk mendapatkan penghargaan dan anugerah adipura bagi setiap daerah. Pada penilaian Anugerah Adipura memiliki 2 indikator pokok yaitu indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota dan indikasi pengelolaan lingkungan perkotaan (non fisik) yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap. Pencapaian Kota Mojokerto yang belum optimal, maka berbagai upaya dan tindakan yang nantinya akan dilakukan pemerintah dalam meraih Anugerah Adipura yang memerlukan strategi, maka melalui penelitian ini strategi apa yang dapat mempengaruhi Kota Mojokerto agar dapat mendapatkan Anugerah Adipura.

Print Friendly, PDF & Email