Kepala Kemenag Kota Mojokerto Moh. Zaeni,M.ag, menyajikan materi keluarga sakinah.

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Mewujudkan keluarga sakinah tentu memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang cukup luas bagi pasangan suami-istri (pasutri). Dalam mengarungi perjalanan berumah tangga, mereka pasti akan menghadapi berbagai  persoalan dan konflik keluarga. Salah satunya menghadapi urusan finansial (keuangan).  Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan finansial dalam kehidupan keluarga. Terkait dengan hal tersebut Kementrian Agama Kota Mojokerto melalui seksi Bimas Islam menggelar Bimbingan pengelolaan keuangan bagi keluarga sakinah, Selasa (19/3/2019), bertempat di Aula Kemenag, Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto.

Supadmo, S.Ag.M.Pd.I, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Mojokerto dalam sambutanya mengatakan bahwa   untuk menciptakan Keluarga Sakinah, Seksi Bimas Islam Kementrian Agama Kota Mojokerto  melakukan bimbingan , yaitu Bimbingan Pengelolaan bagi keluarga sakinah. Bimbingan ini  merupakan salah satu bagian program dari Seksi Bimas Islam  yang bertujuan untuk membangun fondasi keluarga sakinah.

Supadmo, S.Ag.M.Pd.I, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Mojokerto memberikan sambutan

Maka dari itu, Bimas Islam Kemenag Kota Mojokerto dengan digelarnya acara ini  ingin  merancang bagaimana pasutri bisa melalui masa hidupnya, termasuk mengelola keuangan dan mengatasi problem keluarga. Adapun dinamika kehidupan keluarga itu bisa dikelola dengan baik. Sehingga pasutri semakin memperkokoh fondasi keluarga sakinah. Kesungguhan bersama dalam mengatasi konflik diharapkan bisa menjadi keluarga yang harmonis, sehat dan saling memberikan kebahagiaan. Jelas Supadmo.

Untuk mempersiapkan apa  yang harus dilakukan oleh setiap muslim ketika  menapaki jenjang pernikahan, sebanyak 25 pasangan keluarga sakinah sebagai peserta mendapatkan penyajian materi dari Dra. Patuh Indarti dari Penyelenggara Syariah dan Kepala Kemenag Kota Mojokerto Moh. Zaeni,M.ag,  menyajikan materi keluarga sakinah. Dijelaskan Zaeni tentang unsur-unsur keluarga sakinah meliputi perkawinan yang syah menurut agama dan Negara, terpenuhi kebutuhan spiritual dan material, ada rasa kasih sayang keluarga,  lingkungan dan semangat memperdalam ilmu agama dan pengamalannya.

peserta Bimbingan pengelolaan keuangan bagi keluarga sakinah

Dijelaskan pula tentang hubungan suami istri yang ideal yaitu kompak dalam niat dan tujuan membentuk keluarga. Bergaul dengan baik yakni saling menghormati, saling kasih sayang, saling memaafkan/mengalah, jujur/berterus terang, saling percaya dan bekerja sama. Menjaga rahasia rumah tangga, beraklaq baik terhadap keluarga dan saling mengingatkan urusan agama. Zaeni menambahkan pentingnya manajemen keluarga samara yaitu adanya planning (perencenaan), organizing (pengorganisasian) dan actuating (penggerakan). Dengan pengelolaan keuangan keluarga yang baik menjadi kunci kebahagiaan rumah tangga.(yuk).

Print Friendly, PDF & Email