AKBP Suharsi S.H, M.Si saat memberikan arahan-Jen

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba dengan Instansi Pemerintah Kota Mojokerto, Rabu, (30/01/2019).

Kegiatan yang bertempat di X. O. W Resto jalan Jayanegara, No.24, Kecamatan Puri, Kabuaten Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh seluruh OPD yang ada di Kota Mojokerto.

Kepala BNN Kota Mojokerto  AKBP Suharsih S.H, M.Si, saat membuka acara tersebut dan sebagai pemateri tentang Sismonev Inpres no 6 Tahun 2018 dan Pemetaan calon Penggiat Anti Narkoba . Dalam sambutannya, AKBP Suharsih mengatakan pihaknya akan terus mendorong setiap Instansi untuk berperan aktif bersama BNN dalam perang melawan narkoba.

Foto bersama Kepala BNN dengan peserta Rakoor-jen

Menurutnya, BNN tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari Pemerintah Kota Mojokerto, ditambah waktu dekat ini harus melaksanakan Inpres no. 6 Tahun 2018, tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekusor Narkotika di Kota Mojokerto Tahun 2018-2019 .

“Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini kita  bersama OPD terkait dan lembaga yang ada dapat bersama-sama dapat melaksanakan Inpres tentang Reaksi P4GN di wilayah Kota Mojokerto demi kemajuan Kota Mojokerto yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tutur Suharsi.

Pemateri Kepala Bakesbangpol anang Fatkhurozi S.Sos, M.Si -jen

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Kepala Bakesbangpol Anang Fatkhurozi

S.Sos, M.Si, sebagai narasumber untuk memberikan materi tentang peran aktif Pemerintah Kota Mojokerto  dalam pelaksanaan program P4GN.

Dalam kesempatannya Anang sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto siap membantu BNN untuk memberantas Narkoba di Wilayah Hukum Kota Mojokerto. “Kita sebagai instansi Pemerintahan terus Berperan aktif untuk membantu BNN dalam pemeberantasan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba,” tegas Anang.

Kepala Bakesbangpol menekankan untuk aktif dan berupaya melakukan tindakan nyata dalam memerangi narkoba di wilayah  Kota Mojokerto. “Kegiatan yang harus dilakukan utamanya upaya preventif melalui sosialisasi , dialog, workshop, upaya rehabilitasi dan upaya pemberantasan,” ungkapnya

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi Jawa Timur, Ria Damayanti,  S.H., MM,   memberikan pengarahan mengenai Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam P4GN dan aplikasi Inpres No. 6 Tahun 2018.

“Harapannya Seluruh OPD dan camat berperan aktif dan menjadi kepanjangan tangan BNN dalam perang melawan narkoba dilingkungan masing-masing,” pungkasnya. (Jen)

Print Friendly, PDF & Email