murid TK sedang melakukan simulasi pemadaman kebakaran dengan menggunakan karung goni yang dibasahi air

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Puluhan anak Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Kecamatan Prajurit Kulon dan TK Negeri Pembina Kota Mojokerto bahu membahu praktek memadamkan kebakaran   menyemprot api dengan menggunakan Apar dan menggunakan karung goni yang dibasahi air. Hal tersebut disimulasikan pada saat Upacara Peringatan HUT Pemadam Kebakaran ke – 100, Satuan Polisi Pamong Praja ke-69 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-57, bertempat di halaman Pemerintah Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada,   Senin (18/3/2019).

murid TK sedang melakukan simulasi
pemadam kebakaran dengan menggunakan menyemprot api dengan menggunakan apar.

Anak-anak ini dengan dipandu para petugas pemadam kebakaran  sedang melakukan simulasi pemadaman kebakaran.dengan menggunakan karung goni yang dibasahi air dan menyemprot api dengan menggunakan apar. Sebanyak 12 anak-anak terdiri dari 6  murid  Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina Kecamatan Prajurit Kulon dan  6 murid TK Negeri Pembina Kota Mojokerto. Jelas Asri pemdaping dari TK Pembina Kecamatan Prajurit Kulon.

Maksud dan tujuan kegiatan simulasi praktek langsung pemadam kebakaran adalah untuk mengenalkan kepada anak-anak  sejak dini mengenai profesi pemadam kebakaran , termasuk pengenalan terhadap kerja dan proses pemadaman kebakaran serta ingin  mengenal pekerjaan pemadam kabakaran sebagai salah satu profesi yang mulia. Pembelajaran profesi ini penting agar mereka punya gambaran cita-cita ingin menjadi apa dan tahu risiko pekerjaannya.

murid TK setelah simulasi pemadam kebakaran foto bersama dengan Wakil Walikota Mojokerto

Didampingi guru mereka, Asri dan Vina dan pelatih Suyitno dan Mansyur dari pemadam kebakaran, sebelumnya murid – murid ini selain mempelajari apa saja yang harus dilakukan pada saat kebakaran dan petugas pemadam juga menjelaskan fungsi dari alat yang mereka miliki. Banyak alat yang diperkenalkan kepada murid TK Negeri Pembina . Seperti alat pemadam api ringan (APAR), jaket, selang, nozzle, dan sarung tangan.

Dengan dilakukan praktek praktek memadamkan kebakaran ini diharapkan dapat mengajarkan  anak-anak tidak sembarangan bermain api, Kerusakan, kebakaran, hingga kematian yang sering kali bermula  dari anak kecil bermain api di rumah, terutama menggunakan korek dan llin. Dalam praktek tersebut ” Mereka kita ajak juga merasakan naik mobil pemadam Kebakaran, bagaimana rasanya seolah bila ada terjadi panggilan untuk memadamkan api kebakaran.(yuk).

Print Friendly, PDF & Email